post image
KOMENTAR
Sejumlah anggota DPR RI mulai mendesak agar presiden SBY segera menetapkan letusan Sinabung sebagai Bencana Nasional. Salah satunya, yakni Anggota DPR RI Partai Gerindra, Martin Hutabarat.

Ia menyebutkan, kunjungan presiden SBY ke Kabupaten Karo beberapa waktu yang lalu sebenarnya sangat diharapkan disusul dengan penetapan letusan Sinabung menjadi berstatus bencana nasional.

"Andaikata hal itu sempat dilakukan SBY, mungkin saja tidak akan terjadi musibah kelam Sabtu kemarin di mana 15 jiwa telah terenggut nyawanya, yang sebagian besar adalah warga dari luar areal Gunung Sinabung," kata anggota DPR asal Sumatera Utara ini, dilansir Rakyat Merdeka Online, Minggu (2/2/2014).

Keyakinan tak jatuh korban itu karena BNPB pasti sudah akan mengambil alih peran penanggulangan bencana Gunung Sinabung ini, termasuk pengawasan keamanannya jika statusnya sudah menjadi bencana nasional.

"Sekarang sesudah jatuhnya korban jiwa yang banyak, saya kira tidak ada alasan lagi bagi Pemerintah menunda pengumuman menaikkan status Sinabung jadi bencana nasional," ucapnya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Ketua DPR RI Marzuki Alie. Menurutnya pemerintah harus segera menetapkan bencana Sinabung sebagai bencana nasional, meskipun hal ini belum memenuhi syarat. Sebab, pemerintah daerah masih menyatakan kesanggupannya menangani bencana tersebut.

"Tapi, kalau melihat kondisi para pengungsi dan juga banyaknya korban yang jatuh penetapan sebagai bencana nasional memang suatu keharusan," tegasnya.

Bencana yang sudah berlangsung lama ujar dia lagi, membuat para korban Gunung Sinabung makin menderita dan korban kemungkinan akan terus bertambah jika tidak ditangani dengan baik.

"Perlu pusat yang mengkoordinasikan. BNPB harus turun tangan secara penuh dalam penanggulangan bencana disana. Saat ini BNPB turun yang sifatnya hanya membantu. Kita harus cepat bertindak demi korban bencana tersebut," demikian Marzuki.[rmol|rgu]

Laporan Keuangan Diterima Dalam RUPS, Pelaporan Hingga Penahanan Mantan Direktur PT GKS Dinilai Rancu

Sebelumnya

Program Rabu 'Walk In Interview' Dikerumuni Pencari Kerja di Medan

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Peristiwa