post image
KOMENTAR

Seorang siswi SMP Prayetna, Winda Amelia (15) warga Jalan Jermal VII , Kecamatan Medan Area  tewas tergilas ban angkot  45 Medan Bus saat pulang dari sekolahnya di Jalan Letda Sujono, Sabtu ( 15/3/2014).

Informasi yang dihimpun,kejadian ini bermula saat korban dan temannya  Nabila (13) warga Jalan Bersama No 18, Kecamatan Percut Sei Tuan baru keluar sekolah dengan mengen darai sepeda motor Vario BK 4382 ABA ingin mengantarkan korban pulang keru mahnya.

Tak jauh dari sekolah ,  Angkot  yang datang dari arah Tembung   menyalip sepeda motor yang dikendarai teman korban.  Tiba - tiba , stang sepeda motor itu nyangkut di kaca belakang angkot tersebut.

Akibatnya,   korban yang diboncengan terjatuh masuk kedalam kolong angkot dan dilindas ban angkot tersebut hingga tewas. Sementara temannya, Nabila hanya mengalami luka ringan.

Kejadian itu sempat tak disadari oleh supir angkot Ahmad Rawinsa Siregar (29) warga Jalan Pasar 5, Dusun 14 Gang Abadi, Kecamatan Percut Sei Tuan ini. Pasalnya, sang supir tak menyadari jika stang kreta korban lengket di jendela angkotnya.

"Anak SMP itu pelan naek sepeda motor dan angkotnya pun pelan. Tapi angkotnya motong dekat kali, makanya stang sepeda motor  anak itu nyangkut ke jendela. Pas jatuh, anak yang dibonceng itu masuk ke kolong angkot dan langsung dilindas oleh bang angkot tersebut.  Bunyi  seperti batok kelapa pecah bang. Itu la mati ditempat anak tu bang," jelas Ujang, warga sekitar yang melihat saat kejadian.

 Kanit Lantas Percut Sei Tuan, AKP Maju Harahap saat dikonfirmasi membenarkan adanya kecelakaan tersebut.

"Benar ada kecelakaan. Kedua korban saat ini sudah di RS Pirngadi. Yang satu meninggal dan satu lagi luka biasa. Sepeda motor dan angkot 45 Medan Bus  sudah di tahan di Polantas sebagai barang bukti dan supir angkot dijadikan tersangka," ujarnya.[rgu]

KOMENTAR ANDA