"Upaya yang bisa kami lakukan ya memastikan seluruh penyelenggara pemilu di jajaran kami bekerja sesuai aturan, sehingga tidak ada satupun pihak yang merasa dicurangi," kata Komisioner KPU Sumut, Yulhasni, Senin (23/6/2014).
Yulhasni mengakui semakin tingginya tensi politik berpotensi merambat pada kondusifitas dalam pemilu presiden. Namun menurutnya, penyelenggara tidak boleh terjebak dalam situasi tersebut. Menurutnya melaksanakan penyelenggaraan pemilu sesuai aturan dan kode etik menjadi salah satu upaya yang bisa mereka lakukan untuk meminimalisir potensi konflik yang ada.
"Dengan bekerja baik dan menjunjung tinggi aturan dan netralitas maka kami yakin seluruh pihak nantinya bisa menerima hasil akhirnya," ungkapnya.[rgu]
KOMENTAR ANDA