Anggota DPRD Kota Medan dari Partai Golkar, Ilhamsyah mengatakan persoalan macet yang semakin para di Kota Medan harus mendapat perhatian dari Pemerintah Kota Medan. Hal ini disampaikannya usai mengikuti rapat paripurna istimewa dalam rangka menyambut HUT Kota Medan ke 424 di Gedung DPRD Kota Medan, Senin (30/6/2014).
"Salah satu penyumbang buruknya lalu lintas di Kota Medan adalah banyaknya angkutan umum yang seenaknya berhenti dan memarkirkan kendaraan di tempat yang tidak seharusnya. Masalah ini sampai sekarang sepertinya tak bisa diantisipasi Dishub," katanya.
Ilhamsyah mengungkapkan, persoalan lalu lintas memang sangat ditentukan oleh keseriusan dari pemerintah untuk melakukan penanganan. Hanya saja, keseriusan ini menurutnyabelum pernah diperlihatkan oleh Pemko Medan dalam hal ini Dinas Perhubungan Kota Medan.
"Kita lihat saja tidak ada terobosan yang dilakukan Dishub, dalam penanganan angkutan kota misalnya, maka tak heran kondisi lalulintas seperti kemacetan di Kota Medan makin parah saja," jelasnya.
Salah satu permasalahan yang nyata menurutnya yakni kurangnya pengawasan dari Dinas Perhubungan khususnya pada lokasi-lokasi tertentu seperti Terminal Pinang Baris yang semakin semrawut akibat sopir angkutan yang sesuka hati berhenti dan parkir.
"Ini akibat adanya pembiaran dari Dishub yang tak mampu mengelola dengan baik," sambungnya.
Ia berharap, penuntasan masalah kemacetan ini harus menjadi hadiah dari Pemko Medan terhadap masyarakat pada ulang tahun Kota Medan ke 424.
"Ini yang diharapkan, Dishub dan aparat kepolisian lalulintas tegas dengan pelanggar lalulintas," pintanya.[rgu]
KOMENTAR ANDA