Kim Soo-chang (inzet) yang berusia 52 tahun ditangkap polisi hari Rabu pagi di depan sebuah restoran. Dia dituduh memperlihatkan kemaluannya. Seorang pelajar perempuan melaporkan hal itu kepada polisi.
Setelah dilepaskan polisi, Kim berkunjung ke Seoul dan bicara di depan jurnalis di kantor Kejaksaan Tinggi Seoul hari Minggu (17/8).
“Tuduhan ini merusak reputasi saya sebagai pelayan publik. Saya akan mengundurkan diri bila posisi saya terganggu oleh tuduhan-tuduhan ini,” ujarnya seperti diberitakan KoreaKini.Com.
Disebutkan bahwa polisi menangkap Kim sekitar 10 meter dari tempat kejadian perkara.
Saat diperiksa polisi, Kim berusaha menutupi identitas dirinya dengan menggunakan identitas saudaranya. Saat polisi memeriksa sidik jari, baru ketahuan Kim berbohong tentang identitasnya.
Kim dilepaskan setelah ditahan selama 10 jam di Markas Polisi Dongbu di Jeju.
Menurut Kim polisi salah tangkap karena ia mengenakan baju yang kurang lebih sama dengan pelaku. Dia juga mengatakan berbohong tentang informasi dirinya untuk melindungi kehormatan Kejaksaan.
“Saya menyadari bahwa saya akan dipermalukan begitu berita mengenai Kepala Kejaksaan Jeju ditangkap muncul ke permukaan. Terlepas dari tuduhan itu benar atau tidak,” katanya lagi.
“Keluarga saya juga menderita karena tuduhan palsu ini,” sambungnya.
Kim juga mengatakan dirinya tidak mabuk dan tidak terlibat dalam kejahatan apapun. Dia yakin kebenaran akan kasus ini akan terungkap setelah rekaman CCTV diperiksa penyidik.
Kim sudah 22 tahun berkarier sebagai jaksa. Ia diangkat sebagai Kepala Kejaksaan Jeju tahun lalu. [kkc]
KOMENTAR ANDA