post image
KOMENTAR
Pemblokiran situs layanan surat elektronik Gmail oleh Pemerintah Tiongkok menuai reaksi dari Amerika Serikat.

Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat menyuarakan keprihatinan terhadap tindakan yang menggangu lalulintas pasar dan laju ekonomi itu.

"Kami mendesak Tiongkok transparan saat berurusan dengan perusahaan-perusahaan swasta dan mempertimbangkan dampak terhadap pasar oleh tindakan itu," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat Jeff Rathke.

Hampir semua layanan Google memang sudah mengalami ganggunan sejak Juni tahun ini. Namun sampai Jumat kemarin, para pengguna Gmail setidaknya masih bisa mengakses surat elektroniknya melalui sejumlah protokol seperti IMAP, SMTP, dan POP3 (atau dengan kata lain dengan aplikasi pihak ketiga di telepon pintar atau Microsoft Outlook. [hta]

Jasa Marga Beri Diskon Tol 30 Persen Selama Dua Hari Untuk Momen Idul Fitri 1447 H, Catat Tanggalnya

Sebelumnya

Al Wasliyah Medan Dukung Walikota Hentikan Aktivitas Ramadhan Fair saat Shalat Tarawih

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Ragam