post image
KOMENTAR
Kemarau panjang diduga menjadi pemicu pergerakan sejumlah spesies endemik di hutan menuju sumber air yang biasanya dekat dengan pemukiman.

Perkiraan itu disampaikan Balai Konservasi Kepala Seksi Konservasi I Bidang Wilayah I Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Timur, Hadi Suyitno.

"Kemarau panjang telah mendorong satwa liar bergerak melampaui wilayah jelajah tradisional yang menjadi habitat alaminya, demi mencari air untuk minum," ujar Suyitno.

Menurut Hadi, serangkaian kebakaran hutan telah mengakibatkan mayoritas hewan dalam hutan melakukan migrasi. Sebagian menjelajah melampaui area habitat alaminya, sebagian lagi bisa kembali setelah mendapatkan air untuk minum.

"Masalahnya saat hewan-hewan ini turun gunung, berisiko menjadi sasaran perburuan manusia. Ini yang berbahaya terutama bagi spesies-spesies endemik dan dilindungi," ujarnya. [hta]

Komunitas More Parenting Bekerja Sama Dengan Yayasan Pendidikan Dhinukum Zoltan Gelar Seminar Parenting

Sebelumnya

Sahabat Rakyat: Semangat Hijrah Kebersamaan Menggapai Keberhasilan

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Komunitas