post image
KOMENTAR
Kompetisi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Arung Jeram hari pertama, mengantarkan tim junior Putri Sumatera Utara berjaya. Dalam lomba yang digelar di arus Sungai Bingei, Langkat, Selasa (27/10), tim junior Putri Sumut menyabet juara pertama.

Ketua Panitia Kejurnas, Mayor Marinir Farick, hari pertama kemarin, panitia memperlombakan nomor sprint race dan head to head. "Dua jenis lomba yaitu Sprint Race dan Head to Head, dibagi menjadi 6 kategori. Yakni Open Men, Open Women, Youth Men, Youth Women, Junior Men dan Junior Women," kata Farick.

Sumut di hari pertama Kejurnas Arung Jeram berhasil meraih tempat pertama di beberapa kategori khususnya diraih oleh tim junior putri Sumut. Di nomor sprint race, tim junior putri Sumut meraih juara satu, disusul DKI Jakarta, dan Aceh di posisi tiga. "Tim junior putri Sumut juga menyabet juara satu di nomor head to head," ujar Farick.

Hasil keseluruhan hari pertama Kejurnas Arung Jeram 2015, untuk nomor sprint yakni, kelas  Open Men, diraih DKI Jakarta (juara I), Jawa Tengah (juara II), dan Jawa Barat (juara III).

Kelas Youth Men, Sumatera Selatan (juara I), Sumatera Utara (II). Kelas Junior Men diraih Jawa Barat (I), Banten (II), Sumut (III). Kelas Open Women disabet Jawa Tengah (I), Sumut (II). Kelas Youth Women diraih Jawa Barat (I), Sumsel (II), Sumut (III). Terakhir Junior Women diraih Sumut (1), DKI Jakarta (II), dan Aceh (III).

Sementara di nomor head to head, Jawa Barat merebut juara satu di dua kelas yakni Youth Women dan Junior Men. DKI Jakarta menjadi juara satu di kelas Open Men, Sumsel juara di kelas Youth Men, Jawa Tengah di kelas Open Women dan Sumut di kelas Junior Women. "Secara keseluruhan, Jawa Barat meraih juara satu di empat kelas. Sumut, Jateng, Sumsel dan Jakarta masing-masing di dua kelas," terang Mayor Marinir Farick.

Sementara Mariani Manik, kapten tim Putri Sumut kategori Junior mengatakan, karakteristik Sungai Bingei menjadi kendala selama perlombaan. “Batunya ada yang besar, sehingga di bawah air ada pusaran (eddis) yang lebih besar lagi," katanya.

Dia menyebutkan, butuh kekompakan dan kekuatan dari tim untuk menyelesaikan lomba dengan baik. "Syukur kita bisa menyalip tim lawan dan jadi juara satu,” kata mahasiswi yang tergabung dalam team putri arung jeram Mapala Unimed.

Hari pertama kejurnas kemarin, debit air Sungai Bingei kembali naik disebabkan hujan pada malam sebelumnya. Hal ini menjadi tantangan para atlet yang didominasi atlet luar Sumut.

Abu, salah seorang atlet asal Jawa Barat mengatakan, sangat puas dengan pencapaian timnya yang meraih juara 1 pada jenis lomba head to head kategori Junior Men. “Kami tertantang sekali dengan debit air yang berubah hari ini. Dan ternyata Sungai Bingei itu keren sekali. Air yang jernis hingga debit air yang bisa drastis naik dan bertahan dalam durasi yang lama”, lanjutnya.[rgu]

Juara Bertahan Liverpool Tersingkir Dari Liga Champion

Sebelumnya

Menang Tipis Dari KKBO Langkat United Jadi Modal PSMS Medan Jelang Laga Perdana Liga 2 Indonesia

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Olahraga