post image
KOMENTAR
Setelah sempat memanas pada 13 Oktober lalu akibat pembakaran gereja oleh warga, kini pelan-pelan suasana di Desa Lipat Kajang, Singkil, kembali normal.

Seratus personel Detasemen A Satuan Brimob Polda Sumut yang di-BKO-kan ke Singkil sejak 14 Oktober lalu pun kini lebih banyak melakukan aktifitas membantu warga setempat.

"Karena kita memang ditugaskan untuk pengamanan pasca kerusuhan yang terjadi di Desa Lipat Kajang ini," ujar Kasubden 2 AKP Rubby Nanda kepada MedanBagus.Com, Sabtu (31/10).

Dikatakan Rubby, selain melakukan pengamanan, 100 personel yang dibarakkan di desa itu kini lebih banyak melakukan tugas-tugas sosial seperti membersihkan kawasan dari sampah dan badanjalan dari lumpur akibat hujan.

"Sejauh ini, masyarakat menerima dengan baik kedatangan pasukan dari Den A Brimob Poldasu. Bahkan mereka menginginkan agar pasukan BKO bertahan lebih lama lagi di singkil," ujar Rubby .

Dketahui sejak meletusnya kerusuhan di Singkil pada 13 Oktober lalu, Detasemen A Sat Brimob Poldasu mengirimkan 100 personelnya untuk membantu pengamanan di Desa Lipat Kajang. [hta]

Komunitas More Parenting Bekerja Sama Dengan Yayasan Pendidikan Dhinukum Zoltan Gelar Seminar Parenting

Sebelumnya

Sahabat Rakyat: Semangat Hijrah Kebersamaan Menggapai Keberhasilan

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Komunitas