post image
KOMENTAR
Kasus dugaan gratifikasi DPRD Sumut yang menimpa Saleh Bangun secara langsung akan menguntungkan Idaham selaku calon incumben di Pilkada Binjai 2015. Diketahui Saleh Bangun merupakan salah satu calon walikota yang maju di Pilkada Binjai dan disebut sebagai pesaing terkuat yang potensial untuk mengalahkan sang calon incumben

"Kekuatan massa dia sudah teruji dengan terpilihnya dia menjadi anggota DPRD Sumut, kemudian kekuatan ekonomi yang dia miliki juga menjadi salah satu indikator bahwa dia menjadi pesaing terkuat bagi Idaham," kata Pengamat Politik USU, Warjio, Kamis (5/11).

Warjio menambahkan, selain faktor tersebut Saleh Bangun menurutnya juga menjadi sosok yang representatif bagi pemilih yang menginginkan adanya perubahan di Kota Binjai yang selama ini belum diakomodir oleh Idaham selaku incumben. Namun status tersangka yang disematkan KPK kepadanya secara langsung akan membuat para pemilih tersebut berpindah kepada yang lain yang kemungkinan besar akan kembali menjatuhkan pilihan kepada calon incumben.

"Dia sebenarnya dianggap menjadi representasi yang bisa memberikan perubahan disana, tapi saat ini mereka juga akan realistis dalam menetapkan pilihan," ungkapnya.

Diketahui Pilkada Binjai 2015 diikuti 3 pasangan yakni pasangan HM Idaham-Timbas (Incumben), Juliadi-HM Tulen dan Saleh Bangun-Dhani Setiawan. Sebelumnya Warjio menyebutkan status tersangka ini juga sudah membuat pilkada Binjai sudah habis bagi Saleh Bangun.[rgu]

Paskibra Sumut 2020 Dikukuhkan, Upacara HUT RI Akan Digelar di Halaman Kantor Gubernur

Sebelumnya

Pergub Sudah Berlaku, Tak Pakai Masker Kena Sanksi

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Peristiwa