post image
KOMENTAR
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dan Syekh asal Afrika Barat Ahmed Tijani bin Omar dijadwalkan hadir dalam peletakan batu pertama pembangunan Masjid Agung Medan yang disebut akan dibangun dengan menara tertinggi di Asia. Demikian disampaikan Wakil Ketua Umum Panitia Pembangunan Masjid Agung Medan, Musa Idhishah melalui rilisnya, Kamis (14/1).

"Insya Allah selama 25 bulan bangunan Masjid Agung Medan dengan ketinggian menara masuk dalam lima besar dunia bisa terwujud. Masjid ini juga nantinya memiliki dua menara, satu diantara menaranya tingginya 199 meter. Insya Allah menjadi menara tertinggi di Asia dan nomor tiga di dunia," katanya.

Pria yang biasa disapa Dodi ini menyebutkan, beberapa bangunan masjid dengan menara tinggi, pertama itu Mohammadia Mega Mosque di Kota Aljazair dengan tinggi menara setinggi 270 meter yang masih dalam pembangunan, selanjutnya Menara Masjid Hasan II di Casablanca, Maroko, tercatat sebagai dengan ketinggian mencapai 210 meter, kemudian akan diisi nama Masjid Agung Medan dengan tinggi 199 meter. Kemudian menara Masjid Nabawi setinggi 105 meter dan Masjid Islam Asmaul Husna di pondok pesantren LDII “Wali Barokah” Kediri-Jawa Timur dengan menara setinggi 99 meter dengan kubah berlapis emas seberat 60 kg.

"Kami mengharap khalayak ramai berkenan hadir dan memberikan doa restu pembangunan masjid agung kebanggaan sumatera utara ini," kata Abdul Hakim Siagian, SH. M.Hum., Sekretaris Panitia Pembangunan Masjid Medan.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Dewan Pengawas Badan Kenaziran Masjid (BKM) Agung Medan, Donald Sidabalok mengatakan, pembangunan Masjid Agung Medan ini dimanfaatkan untuk umat, dan dilaksanakan oleh umat. Saat ini kita sudah merasakan Masjid Agung Medan seperti terbengkalai. Disinilah mari tunjukkan rasa ke Islaman kita bersama, agar Masjid Agung benar-benar selayaknya menjadi masjid besar dan mampu menampung banyak jamaah.

"Ayo sisihkan rezeki kita agar tercapainya pembangunan Masjid Agung Medan," ajaknya.

Wakil Ketua BKM Masjid Agung Medan, H Edwin Ginting menyebutkan, untuk kebersamaan penyaluran infaq pembangunan masjid, bisa disalurkan ke  Bank BNI Syariah Cabang Medan No. Rek 2222.555.117, atau di Bank Sumut Syariah cab Multatuli Medan, No Rek : 611.030.100.16789. Bisa juga melalui bank BRI Medan Putri Hijau No. Rek (Rp) 005.031.003.898.308 (USD) 005.302.000.135.309 Swift Code BRINIDJA.[rgu]

Komunitas More Parenting Bekerja Sama Dengan Yayasan Pendidikan Dhinukum Zoltan Gelar Seminar Parenting

Sebelumnya

Sahabat Rakyat: Semangat Hijrah Kebersamaan Menggapai Keberhasilan

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Komunitas