post image
KOMENTAR
Janji pemerintah untuk lebih memperhatikan kesejahteraan para atlet mulai direalisasikan. Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mulai menyalurkan bonus atas prestasi para atlet nasional yang berhasil membawa pulang medali dari banyak kompetisi internasional.

Dalam pernyataannya, Menpora Imam Nahrawi mengatakan, sebetulnya pemberian bonus atas prestasi atlet nasional merupakan program pemerintah untuk perbaikan kesejahteraan putra-putri Indonesia di bidang olahraga. Kata dia, agar program peningkatan kesejahteraan tersebut tetap bertahan dan meningkat.

"Negara harus selalu hadir bagi kepentingan atlet berprestasi. Dan itu diimplementasikan melalui apresiasi pada para atlet baik melalui bonus dan jaminan hari tua," kata Imam saat pemberian kompensasi atlet berprestasi nasional di Jakarta, Kamis (2/6).

Dari catatan Kemenpora, penerima kali ini sebanyak lebih dari 150 orang. Mereka antara lain yaitu sebanyak 137 atlet perorangan yang memperoleh medali di ajang ASEAN Games 2014 di Singapura. Penerima kompensasi tersebut, juga termasuk atlet paragames.

Untuk medali emas, masing-masing memperoleh Rp 200 juta. Sementara untuk peroleh medali perak, masing-masing memperoleh  Rp 80 juta. Sedangkan untuk peroleh medali perunggu atau juara ketiga, masing-masing berhak mendapatkan Rp 40 juta.

Kemenpora juga memberikan bonus prestasi untuk para atlet beregu. Untuk regu peroleh medali emas, Rp 100 juta diberikan, termasuk untuk para cadangan. Peroleh medali perak, berhak atas Rp 40 juta. Sedangkan untuk atlet beregu peroleh medali perunggu, berhak menerima Rp 20 juta.

Selain para atlet, pelatih juga menjadi perhatian pemerintah untuk disejahterakan. Kali ini, para pelatih yang atletnya menerima medali emas berhak atas Rp 60 juta. Sedangkan untuk pelatih dengan atlet peraih medali perak diberikan kompensasi senilai Rp 40 juta. Untuk pelatih yang atletnya mendapat medali perunggu, berhak atas kompensasi Rp 20 juta.

Bagaimana dengan nasib asisten pelatih? Kemenpora pun ternyata tak mengabaikan perannya. Bagi asisten pelatih dengan atlet periah medali emas, bonus senilai Rp 30 juta. Asisten pelatih dengan atlet peraih medali perak, diberikan Rp 20 juta. Untuk asisten pelatih dengan atlet peraih medali perunggu, mendapatkan Rp 10 juta.

Bonus untuk para atlet Olimpiade dan Paralimpik mendapat tempat khusus di program peningkatan kesejahteraan kali ini. Tercatat ada 37 olimpian yang mendapatkan santunan hari tua. Yaitu masing-masing Rp 240 juta untuk atlet yang memperoleh medali emas. Sedangkan olimpian peroleh medali perak berhak atas jaminan hari tua senilai Rp 180 juta dan olimpian peraih medali perunggu diberikan bonys senilai Rp 120 juta.[hta/rmol]




Komunitas More Parenting Bekerja Sama Dengan Yayasan Pendidikan Dhinukum Zoltan Gelar Seminar Parenting

Sebelumnya

Sahabat Rakyat: Semangat Hijrah Kebersamaan Menggapai Keberhasilan

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Komunitas