post image
KOMENTAR
Ketua MPR RI Zulkifli mengingatkan kepada seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat tinggi tali persaudaraan agar tidak mudah diadu domba.

"Menghadapi perbedaan saat ini, marilah umat Islam bersatu. Saya mengajak kita kompak. Kita singkirkan dulu perbedaannya dan cari persamaannya. Jangan mudah diadu, hal-hal yang bisa didiskusikan dulu," ujar Zulkifli.

Hal ini disampaikannya saat memberi sambutan dalam acara silaturahmi dengan warga Muhammadiyah se Bangka Belitung sekaligus Peresmian Gedung Rektorat dan SD STKIP Muhammadiyah Belitung di Bangka Tengah, Bangka Belitung, Rabu (10/8).

Acara juga dihadiri oleh Gubernur Bangka Belitung Rustam Effendi, Wakil Gubernur Bangka Belitung Hidayat Arsani, Ketua PW Muhammadiyah Bangka Belitung Kamaruddin, Ketua STIKP Muhammadiyah Bangka Belitung Asyraf Suryadin, dan anggota PP Muhammadiyah Busyro Muqoddas.

Zulkifli mengungkapkan, dari hasil jajak pendapat saat ini nilai-nilai persaudaraan kebangsaan mulai melemah. Salah satu penyebabnya dikarenakan oleh adanya kesenjangan ekonomi yang terlampau tinggi.

"Ada orang yang kaya sekali, tapi banyak orang yang miskin. Itulah persoalan yang mendasar. Kalau tidak ada norma kuat yang mengatur, demokrasi sama seperti pasar ekonomi bebas. Akhirnya 18 tahun setelah reformasi ini dimenangkan oleh yang kuat dan itu melahirkan kesenjangan," sambungnya.

Zulkifli menyebut ada dua cara yang perlu dilakukan generasi muda penerus bangsa dalam mengatasi kesenjangan itu. "Ilmu, ekonomi dan kepemimpinan penting sekali karena akan menentukan nasib Indonesia ke depannya," tegas ketua umum PAN ini.

Oleh karena itu, Zulkifli mendorong anak-anak muda Muhammadiyah untuk senantiasa berjuang menuntut ilmu. Sebab nasib bangsa Indonesia di masa yang akan datang berada di tangan mereka.[rgu/rmol]

Apple Kembali Alami Kenaikan Pendapatan, Kecuali di China Raya

Sebelumnya

Upaya Preventif Kesehatan Remaja Melalui Edukasi dan Praktek Budi Daya Jahe Merah

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Peristiwa