post image
KOMENTAR
Jong Batak's Arts Festival akan kembali diselenggarakan untuk yang ke-3 kalinya. Rangkaian kegiatan Jong Batak's Arts Festival 3 direncanakan akan berlangsung pada 25-28 Oktober 2016 di Taman Budaya Sumatera Utara terdiri dari seni pertunjukan, seni rupa, stand (buku, hand craft, kuliner, dan banyak lainnya). 

Fetival yang menargetkan penonton mencapai 10.000 orang ini juga akan diikuti oleh 48 komunitas. Komunitas-komunitas tersebut terbagi atas teater, sastra, tari dan musik.

Saat menggelar konferensi pers, Direktur Jong Batak's Arts Festival, Ojax Manalu mengungkapkan bahwa pada gelaran tahun ini, mereka mengusung tema "Memaknai, Merawat dan Menghidupan Tradisi Melalui 'Ritual Topeng'".

"Tema yang kami angkat tersebut berdasarkan tradisi yang dimiliki oleh seluruh puak Batak. Semoga Jong Batak's Festival bisa masuk sebagai event skala nasional," katanya, Senin (24/10), di Ruang Pameran Taman Budaya Sumatera Utara.

Lebih dalam, Ojax menjelaskan bahwa tema bernuansa topeng diangkat karena memiliki keterkaitan sejarah yang tinggi.

"Tema kita pada tahun ini adalah topeng melalui perspektif musik, gerakan, teater, dan lain-lain. Kita gunakan Jong Batak karena berkaitan dengan sejarah. Spirit atau kemauan tersebut yang kita angkat melalui nilai-nilai tradisi," jelasnya.

Sekretaris Jong Batak's Arts Festival, Agus Susilo menambahkan, pada gelaran tahun ini, kreatifitas topeng dari perspektif gerak dan bunyi ajan turut ditampilkan.

"Kreatifitas topeng juga akan ditampilkan di atas panggung dari perspektif gerak dan bunyi. Si Gale-Gale akan ditampilkan secara kontemporer," demikian Agus.[sfj]
 

FOSAD Nilai Sejumlah Buku Kurikulum Sastra Tak pantas Dibaca Siswa Sekolah

Sebelumnya

Cagar Budaya Berupa Bangunan Jadi Andalan Pariwisata Kota Medan

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Budaya