post image
Ahmad Fauzan/MedanBagus
KOMENTAR

Sejumlah desa di Kecamatan Siabu Kabupaten Mandailing Natal dilanda banjir pada Selasa malam 22/10/2019 lalu.

Adapun informasi yang didapat desa-desa yang terkena banjir tersebut adalah Desa Huraba, Lumban Dolok,Tangga Bosi, Kelurahan Simangambat Huta Puli Malintang.

Ahmad Riski Pane selaku ketua DPC Pemuda Tani Indonesia Kabupaten Mandailing Natal mengatakan bahwa banjir yang melanda beberapa desa di Kecamatan Siabu itu disebabkan hujan deras yang melanda wilayah tersebut sejak dari Selasa sore hingga malam, Rabu (23/10/2019).

"Akibat banjir tersebut selain merendam perumahan penduduk dan fasilitas umum juga menyebabkan kemacetan panjang di jalan lintas Sumatera Medan - Padang juga telah membuat warga mengungsi ketempat yang aman". katanya.

Banjir besar yang terjadi di Mandailing Natal ini membuat Ahmad Fauzan selaku Ketua OKK DPD Pemuda Tani indonesia Sumatera Utara angkat bicara terhadap persoalan yang terjadi diwilayah kampung halamannya.

"Banjir yang diakibatkan hujan deras tersebut telah yang membuat sungai Aek Sipuruk meluap dan menggenangi pemukiman penduduk dan fasilitas umum. hal ini sangat merugikan masyarakat yang terdampak musibah itu'. ungkapnya dengan tegas.

Lanjut Fauzan, ketinggian air di pemukiman penduduk beberapa desa itu mencapai selutut orang dewasa hingga mencapai satu meter.

"Hingga saat ini para warga yang ada dibeberapa desa tersebut masih berjaga-jaga mengantisipasi terjadinya banjir susulan yang ditakutkan datang tiba-tiba". jelasnya.

Selain banjir ini yang merendam pemukiman, lahan-lahan pertanian pun terdampak terendam banjir yang membuat kerugian kepada petani.

"Dengan kejadian banjir ini kami meminta kepada pemerintah Kabupaten Mandailing Natal agar cepat tanggap dalam menghadapi bencana dan serius memantau saluran-saluran air", pungkasnya. [top]

Akhyar: Pagi Tadi Satu Orang Meninggal Lagi

Sebelumnya

Ahkyar Akan Jadikan Belawan Trigger Pertumbuhan Ekonomi

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Peristiwa