"Kami tidak pernah melaporkan kasus itu ke Polda Bengkulu, karena sejak 2004 kami sudah menunggu janji polisi untuk mengusut kasus kematian adik kami, tapi sampai hari ini tidak jelas," kata Antoni Besmar, kakak kandung Mulyan Johani, saat dikonfirmasi mengenai kasus yang menimpa adiknya delapan tahun silam yang dikaitkan dengan penyidik KPK, Novel Baswedan, Sabtu.
Menurut Antoni, pihak keluarga sangat setuju jika kasus itu diusut tuntas sehingga jelas kronologi pembunuhan adik keduanya itu.
Namun, setelah delapan tahun menunggu, baru kini kasus tersebut muncul kembali dan ia mengaku sama sekali tidak pernah mendesak Polda Bengkulu untuk mengusut kasus tersebut.
"Kalau mau diusut kami sangat mendukung, tapi jangan sampai keluarga kami dijadikan kambing hitam karena saat ini Novel sudah menjadi penyidik di KPK yang juga mengusut korupsi di Polri," tambahnya.
Antoni mengatakan terdapat sejumlah kejanggalan dalam kasus kematian adiknya pada 2004 itu di mana Kompol Novel menjabat Kasat Reskrim Polres Bengkulu dengan pangkat Iptu.
Jasad adiknya yang merupakan atlet binaraga itu tidak diizinkan dibuka oleh keluarga dan hingga ke penguburan mendapat penjagaan ketat dari kepolisian.
"Jadi keluarga sangat kabur dengan penyebab kematiannya, tapi sebenarnya kami sudah ikhlas, tapi kalau diusut demi keadilan kami dukung, jangan ditunggangi dengan maksud lain karena saudara Novel sudah menjadi penyidik KPK," jelasnya.[ant/hta]
KOMENTAR ANDA