KPK pun menggali keterlibatan sejumlah pihak dalam proyek pembangunan tersebut. Salah satunya, Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Aziz Syamsuddin.
"Informasi keterangan nanti kita himpun, kita rangkai sejauh mana kekuatan validitas ini," kata Wakil Ketua KPK, Zulkarnaen, dalam konferensi pers di gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta (Rabu, 10/10).
Seperti diketahui, sejumlah nama anggota DPR disebut Yulianis pernah terlibat kongkalikong dengan Grup Permai, perusahaan milik politisi Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin. Yulianis yang merupakan bekas wakil direktur di Grup Permai itu membeberkannya saat bersaksi untuk terdakwa Angelina Sondakh di Pengadilan Tipikor belum lama ini.
Nama-nama yang disebutkan Yulianis antara lain, Azis Syamsuddin di Komisi III, Zulkarnaen Djabar dan Abdul Kadir Karding, serta Said Abdullah Komisi VIII. Yulianis juga menyebut nama Wakil Ketua Badan Anggaran DPR, Olly Dondokambey, dan juga politisi PKS yang ia lupa namanya,
Menurut Zulkarnaen, keterangan dari Yulianis itu selanjutnya akan dijadikan sebagai bahan untuk penyelidikan dan penindakan yang saat ini tengah dilakukan oleh KPK.
"Keterangan itu akan jadi bahan masukan untuk kita dalam penindakan," kata Zulkarnaen.
Sayangnya, Zulkarnaen belum bisa memastikan kapan nama-nama yang disebutkan Yulianis akan dipanggil oleh pihaknya guna mengkonfirmasi pernyataan anak buah Nazaruddin itu. [rmol/hta]
KOMENTAR ANDA