post image
KOMENTAR
MBC.  Solusi bagi kemacetan di Jakarta ternyata juga menjadi perhatian bagi kalangan anak muda. Demikian yang dilakukan oleh Nusa Ramadhan, lulusan dari Monash University, Australia dan koleganya semasa SMA, Riyandri Tjahjadi yang berhasil memperkenalkan alternatif transportasi untuk menembus kemacetan di Jakarta.

Kedua pemuda yang berumur 22 tahun itu berhasil memperkenalkan sepeda motor yang "disulap" menjadi taksi ojek, lengkap dengan identitas ojek, argo, pool dan seragamnya. Mereka pun menamai konsepnya ini dengan nama TransJek.

"TransJek ini adalah ojek professional, taksi motor denga argometer, identitas jelas, berseragam. Diharapkan TransJek ini bisa membantu menembus kemacetan Jakarta," ujar Nusa Ramadhan dalam acara eksebisi yang diadakan oleh Rakyat Merdeka Online di Main Atrium Cilandak Town Square, Cilandak, Jakarta, Minggu (20/10).

Untuk tarifnya sendiri adalah Rp 3000/km dan untuk sementara melayani daerah Jakarta Selatan, Jakarta Barat dan Pusat. Pool Transjek sendiri ada di bilangan SCBD, Senayan, Kemang, dan Senopati.

Hingga 1,5 bulan sejak beroprasi di Agustus 2012, TransJek sudah melayani ratusan penumpang. TransJek sendiri bisa dipesan melalui telepon, dan social media seperti Blackberry Messenger, Twitter dan Facebook.

"Konsepnya sama persis seperti taksi, tujuannya untuk memprofesionalkan tukang ojek dan memberikan lapangan pekerjaan juga" tutupnya. [rmol/hta]

Emas Naik Diatas $5.200 Per Ons, IHSG Dibuka Di Zona Hijau

Sebelumnya

Aktivitas Pengiriman Terus Bertumbuh, Lion Parcel Perkuat Infrastruktur dan Layanan

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Ekonomi