Direktur Pelaksana PT Modern Putra Indonesia Lim Djwe Khian mengatakan, meski baru berumur tiga tahun, pihaknya sudah berhasil membuka 89 toko. "Jika pada 2009 jumlah tokonya baru mencapai 1 toko, tapi Rabu (7/11) kami telah meresmikan toko yang ke-89," katanya dalam siaran persnya yang diterima Rakyat Merdeka.
Menurut dia, perkembangan 7 Eleven di dalam negeri berjalan secara cepat. Pasalnya, 7 Eleven yang ada di Indonesia menjadi bagian dari perkembangan 7 Eleven dunia. Apabila dihitung jumlah tokonya di dunia, perusahaan ini telah mencapai lebih dari 45 ribu toko.
Dengan perkembangan dan persiapan infrastruktur yang ada, pihaknya optimis bisa siap menjadi pemenang dalam pembentukan pasar tunggal ASEAN pada 2015.
Untuk mencapai itu, pada pertengahan bulan ini induk perusahaannya, PT Modern Internasional Tbk akan melakukan peningkatan modal dengan diterbitkannya saham baru melalui proses right issue.
Salah satu tujuannya untuk memperkuat cadangan modal bagi perusahaan, khususnya untuk memperluas atau memperkuat jejaring dari yang sudah ada saat ini.
Menurut Lim, yang membedakan 7 Eleven dengan minimarket lainnya adalah pihaknya tidak hanya menyajikan berbagai hidangan siap saji andalan seperti Big Bite, Bento, Rice Bowl, Pizza dan Sandwich tapi juga menggelar berbagai kompetisi dan pertunjukan band secara live.
"Apalagi para konsumen 7 sevel kebanyakan kaum remaja dan sebagian mereka yang berada di usia sekolah dasar sampai dengan sekolah menengah,"jelas Lim. [rmol/hta]
KOMENTAR ANDA