post image
KOMENTAR
Reaksi Istana terlihat panik terkait dugaan adanya Mafia Narkoba, ini karena yang berbicara kasus itu adalah Mahfud MD.

"(Ini) pukulan berat (bagi Istana), karena yang ngomong ini kan Mahfud MD, yang posisinya sangat disegani oleh rakyat, Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) yang berwibawa, maka dampaknya akan besar," ujar Pakar psikologi politik UI, Hamdi Muluk kepada wartawan, Jakarta, Minggu (11/11).

Karena itulah, menurut Hamdi, pihak istana dengan cepat menanggapi pernyataan mantan Menteri Pertahanan era Gusdur itu.

Namun menurut Hamdi, Mahfud tidak akan mungkin sembarangan bicara dan bukan tipe yang gegabah. Pasti memang sudah tercium oleh Mahfud bagaimana lingkaran narkoba yang mengangkangi Indonesia.

"Mungkin Mahfud punya bukti, seperti membongkar kasus Andi Nurpati waktu yang lalu, wajar Mahfud juga curiga atas keputusan SBY karena Mahfud tahu betul. Makanya istana kebakaran jenggot,"tegas Hamdi

Hamdi menilai, Mahfud bukan mencari sensasi menginat dirinya disebut-sebut akan dicalonkan pada pilpres 2014 mendatang. Ia yakin manuver Mahfud kali ini bukan untuk mengincar posisi di bawah SBY, sebagaimana yang terjadi pada Denny Indrayana yang setelah berhasil mengungkap sarang korupsi  justru bermuara di lingkaran satu presiden.

"Isu ini terlalu murah kalau dikaitkan kesana, malah Mahfud akan menendang orang-orang ring satu itu," tegas Hamdi.[rmol/hta]

Laporan Keuangan Diterima Dalam RUPS, Pelaporan Hingga Penahanan Mantan Direktur PT GKS Dinilai Rancu

Sebelumnya

Program Rabu 'Walk In Interview' Dikerumuni Pencari Kerja di Medan

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Peristiwa