"Saya berkeyakinan data DP4 yang diserahkan Pemprovsu ke KPU hanya data yang diolah dari Badan Pusat Statistik," ujar Pengamat Politik Shohibul Ansor kepada redaksi, Senin, (31/12/2012).
Dalam pandangan politiknya, Shohibul tidak membantah adanya kemungkinan permainan data untuk kepentingan dan menguntungkan seseorang. Apalagi, dalam Pilgubsu tersebut terdapat calon yang berstatus incumben.
"Data ini bisa juga digunakan untuk menguntungkan seseorang dalam pilkada, bayangkan saja kalau data ini lolos maka dukungan yang didapatkan akan sangat signifikan," sebutnya.
Masih kata Sohibul, data pemilih menjadi salah satu sumber masalah dalam pemilu di Indonesia. Pada umumnya data ini kerap digunakan oleh calon incumben untuk memenangkan pemilu.
Seperti diketahui, tersisihnya sebanyak 1 juta data penduduk Sumatera Utara dari Daftar Pemilih Sementara (DPS) untuk Pemilihan Gubernur Sumatera Utara (Pilgubsu) 2013 mendatang dituding sebagai kelemahan Pemprovsu menyangkut persoalan data base kependudukan di Sumut. Sebab, data sebesar ini menurutnya tergolong fantastis.
Besarnya perbedaan data dalam Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) dari Pemprovsu dengan Daftar Pemilih Sementara (DPS) di KPU Sumut menurutnya menjadi indikasi bahwa Pemprovsu tidak memiliki data sama sekali.
"Saya berkeyakinan data DP4 yang diserahkan Pemprovsu ke KPU hanya data yang diolah dari Badan Pusat Statistik," ujar Shohibul. [rob]
KOMENTAR ANDA