MBC. Puluhan massa Aliansi Gerakan Penyelamat Rumah Sakit Tembakau Deli (GP-RSTD) melakukan aksi di depan rumah sakit itu, Jalan Putri hijau Medan. Aksi ini digelar sebagai protes terhadap manajemen yang menutup rumah sakit tersebut.
"Inikan sudah tidak benar, rumah sakit ditutup karena Direksi berhutang tapi malah asset negara yang mau dijual bahkan mau didirikan Plaza Medan Metropolitan," tutur Koordinator Aksi M Yusuf Sembiring kepada medanbagus.com, Sabtu (2/2/2013) malam.
Menurut pantauan medanbagus.com di lapangan, massa juga memasang lilin, bahkan massa memasang tenda dan membentang karpet.
Seperti yang diketahui, Rumah Sakit Tembakau Deli atas kesepakatan bersama PTPN II dengan DAPENBUN yang ditandatangani di kantor Menteri Negara BUMN tertanggal 15 Desember 2011 di Jakarta.
Hal yang mengejutkan penutupan itu atas dasar bahwa asset PTPN II sebagai ganti pembayaran utang PTPN II sebesar Rp 750 Miliar kepada DAPENBUN yang konon katanya hutang tersebut mencapai Rp 950 Miliyar.
Utang tersebut bermula dari tidak disetorkannya uang dana pensiun Karyawan oleh PTPN II kepada DAPENBUN, padahal PTPN II setiap bulan memotong gaji karyawannya untuk dana pensiun tersebut. [rob]
KOMENTAR ANDA