post image
KOMENTAR
Persoalan daging sapi menjadi salahsatu titik perhatian para kandidat Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara di acara Debat Cagub yang digelar di Hotel Grand Angkasa, Jalan Perintis Kemerdekaan Medan, Minggu (3/3/2013).

Topik daging sapi ini berulangkali diulas oleh para pasangan calon, baik itu secara bercanda hingga topik serius di panggung Debat Cagub jilid II itu.

Diawali oleh Cagub Effendi Simbolon ketika menjawab pertanyaan soal cara pasangan tersebut menekan harga bahan pokok yang sering sekali naik.  

Effendi Simbolon bilang, kenaikan harga bahan pokok disebabkan adanya faktor inflasi dan kebijakan impor. "Sumut seringkali memanfaatkan kebijakan kran impor. Ini membuat tidakseimbangnya harga-harga dari yang diproduksi petani.

"Kita tahu ada kasus korupsi mengenai sapi. Kami barusan dari pasar, mereka mengeluhkan harga daging sapi Rp 95 ribu yang harusnya 70 ribu saja. Ini kan karena faktor korupsi," ujar Effendi.

"Deal-deal korupsi, seperti daging sapi, juga dimulai dari Medan," tambahnya di sesi yang lain.

Selain Effendi Simbolon, Gus Irawan Pasaribu juga membawa daging sapi dalam debat saat Cawagub Fadly Nurzal mempertanyakan kiat pasangan GusMan menjalankan program percepatan pembangunan dari desa.

Gus Irawan bilang, impor daging sapi tak perlu terjadi jika masyarakat di pedesaan diajak untuk beternak sapi. " Di Sumatera Utara ini ada 1,8 juta hektar lahan sawit. Jika 1 hektar sawit bisa dikembangkan 3 ekor sapi, maka ada 5,4 juta ekor sapi yang akan diproduksi masyarakat di pedesaan," ujarnya.

Menariknya, setiap para Cagub dan Cawagub yang mengangkat topik sapi, para audiens yang berada di hall Grand Angkasa bersorak. Bagi mereka masalah sapi adalah bagian politik yang dihadapkan kepada pasangan Cagub/cawagub Gatot Pujo Nugroho-Tengku Erry Nuradi.

Sebab kandidat nomor lima tersebut diusung oleh PKS, dimana seperti diketahui, mantan presiden partainya terjerat karena kasus korupsi daging sapi impor. [ded]

Laporan Keuangan Diterima Dalam RUPS, Pelaporan Hingga Penahanan Mantan Direktur PT GKS Dinilai Rancu

Sebelumnya

Program Rabu 'Walk In Interview' Dikerumuni Pencari Kerja di Medan

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Peristiwa