Upaya para relawan itu kali ini dengan cara memasang baliho di sejumlah titik di kota Medan untuk mengetuk masyarakat agar dapat menyisihkan sedikit uangnya demi kesembuhan bayi malang pengidap Billiary Atresia (penyakit kelainan hati) itu.
"Banyak cara para relawan satu hati untuk Nyfara untuk mengetuk hati masyarakat agar dapat tersentuh hatinya, salah satunya, Ajie Kariem," ujar Staf Biro Umum Pemprovsu, Taufiq kepada MedanBagus.Com, Kamis (4/4/2013).
Dia menambahkan, Baliho itu dipasang tepat di Jalan SM Raja Medan, simpang makam pahlawan di depan kampus UPMI. Selain itu ada juga baliho atas sumbangan dari Ody Lestari, yang juga salah satu relawan satu hati untuk Nyfara. Baliho itu dipajang di Jalan Imam Bonjol Medan. Kemudian dipajang baliho di Lapangan Merdeka Medan.
"Biaya operasi Nyfara masih kurang Rp900 juta lagi, sementara waktunya kurang dari 1 bulan lagi," ujar Taufiq yang juga relawan satu hati untuk Nyfara ini.
''Karena itu kami akan terus mendengungkan agar biaya itu cepat terkumpul untuk operasi Nyfara sebesar Rp1,5 miliar," tandasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, kini kondisi Nyfara Salsabilla Siregar (7 bulan) bayi penderita Billiary Atresia makin parah. Tim dokter di Singapura melaporkan perutnya semakin membesar. [ans]
KOMENTAR ANDA