post image
KOMENTAR
Komunitas Konservasi Indonesia Warsi Jambi mengungkapkan, tanpa disadari kota Jambi telah merasakan efek pemanasan global karena suhu di kota ini sempat mencapai 40 derajat Celcius Maret 2013 lalu.

kata Direktur Konunikasi Komunitas Konservasi Indonesia Warsi Jambi Rudi Syaf mengatakan, efek yang sudah terasa secara global dan melanda Jambi hendaknya menjadi renungan masyarakat bahwa bumi kini kondisinya sudah semakin kritis akibat rusaknya lingkungan.

"Di Jambi saja kerusakan alam yang terjadi sudah sangat kentara sekali di mana tutupan hutan kini tinggal sejumput akibat berbagai program alih fungsi baik perkebunan maupun eksploitasi batu bara yang tak terkendali dalam lima tahun belakangan," ujar dia.

Kondisi inilah yang telah memicu naiknya suhu udara, sehingga suhu di kota Jambi naik drastis dari biasanya maksimal 35 derajat Celcius.

Rudi mengatakan, Maret lalu kota Jambi mengalami cuaca yang aneh ketika daerah lain masih diguyur hujan lebat dan banji, Jambi justru mengalami kemarau dan peningkatan suhu udara. [rob]

Inovasi Pemutus Rantai Penularan Tuberculosis Paru Melalui Wadah Berisi Lisol Terintergrasi Startegi Derectly Observed Treatment Shourtcourse (DOTS)

Sebelumnya

Cegah Stunting Melalui Pemberdayaan Masyarakat

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Kesehatan