post image
KOMENTAR
Kejutan datang dari Partai Hanura, yang selama ini berada di angka elektoral yang minim dalam setiap survei. Kini, Hanura, dalam setiap survei selalu menggungguli Partai Demokrat dan partai menengah lainnya.

Hasil terbaru survei Lembaga Survei Nasional (LSN) yang mengambil responden khusus pemilih pemula. Bagi pemilih pemula, Hanura lebih menarik dari Demokrat.

"Sebanyak 12,8 persen pemilih pemula akan memilih Hanura dan Gerindra, di bawah pemilih pemula yang akan memilih PDI Perjuangan sekitar 19,5 persen dan Golkar 19,3 persen," kata peneliti utama Lembaga Survei Nasional, Dipa Pradipta, dalam jumpa pers bertema "Kecenderungan Voting Behavior Pemilih Pemula" di Hotel Atlet Century Park, Jalan Pintu I Senayan, Jakarta (Minggu, 5/5/2013).

Sementara itu, di bawah Hanura, Partai Nasdem 10,8 persen; Partai Demokrat 4,6 persen; Partai Amanat Nasional (PAN) 3,6 persen; Partai Keadilan Sejahtera (PKS) 1,8 persen; Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) 1,6 persen; Partai Persatuan Pembangunan (PPP) 1,1 persen; Partai Bulan Bintang (PBB) 0,4 persen dan yang belum menentukan pilihan 11,7 persen.

Menurut Dipa, pemilih pemula ini cenderung bersifat otonom dan rasional. Mayoritas mutlak atau sebanyak 94, 6 persen responden mengaku akan memilih partai sesuai dengan hati nurani dan pikirannya sendiri. Hanya 3,6 persen yang mengaku akan meminta pendapat dan saran orang lain sebelum memilih partai. Sedangkan yang mengaku akan mengikuti pilihan orang yang disegani hanya 1,8 persen saja.

Survei ini, kata lanjut Dipa, dilaksanakan di 33 provinsi di seluruh Indonesia. Populasi dari survei ini adalah seluruh penduduk Indonesia yang berusia 16 sampai dengan 20 tahun atau mereka yang baru pertama kali memiliki hak pilih pada Pemilu 2014 mendatang.

Jumlah sampel sebanyak 1.230 responden yang diperoleh melalui teknik pengambilan sampel secara purposive random sampling. Tingkat margin of error survei ini sebesar 2,8 persen dan pada tingkat kepercayaan 95 persen. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara tatap muka dengan responden dengan berpedoman quesioner.

"Survei ini dilengkapi dengan riset kualitatif melalui wawancara mendalam dan analisis media," demikian Dipa. [rob]

Laporan Keuangan Diterima Dalam RUPS, Pelaporan Hingga Penahanan Mantan Direktur PT GKS Dinilai Rancu

Sebelumnya

Program Rabu 'Walk In Interview' Dikerumuni Pencari Kerja di Medan

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Peristiwa