Sebab, mereka dinilai tidak memperhatikan nasib para pedagang yang berjualan di basement Pasar Petisah Medan.
Selain banjir dan acap kali mati lampu sehingga sangat mengganggu transaksi jual beli, sampah pun berserakan dimana-mana, terutama bagian los penjualan ikan. Sudah itu kipas angin dan alat penghisap udara pun sering mati.
Akibatnya basement Pasar Petisah terasa panas dan pengap disertai aroma tak sedap karena sirkulasi udara tidak berjalan semestinya. Jika ini tidak cepat ditangani, para pedagang khawatir masyarakat enggan datang untuk berbelanja.
Kemarahan Eldin ini terjadi ketika meninjau basement Pasar Petisah, Rabu (5/6/2013) siang. Awalnya kunjungan ini dilakukan untuk mengecek harga sejumlah bahan kebutuhan pokok terkait rencana pemerintah menaikkan harga BBM.
Itu sebabnya ketika melihat Kepala Pasar Petisah Idham Saudy Siregar datang, Eldin pun langsung memarahinya.
"Kemana saja, mengapa keluhan para pedagang tidak ditanggapi. Berarti tidak bekerja selama ini. Seharusnya apa yang menjadi keluhan pedagang ditampung dan ditindaklanjuti," tegas Eldin yang hanya didampingi Asisten Umum Umum Ikhwan Habibi, Kadisperindag Syahrizal Arif dan Kabag Humasy Budi hariono SSTP MAP.
Idham hanya bisa tertunduk. Eldin selanjutnya memerintahkannya untuk segera menindalanjuti keluhan para pedagang. Setelah itu Eldin pun mengecek kondisi drainase di kawasan los ikan, apa yang dikeluhkan pedagang terbukti.
Drainase ditemukan tersumbat sehingga air pembuangan limbah pun tidak jalan. Di samping itu dia pun menemukan sampah berserakan di sekitar los ikan. Kembali Eldin memerintahkan Idham untuk memperhatikan masalah kebersihan di tempat tersebut.
Kepada wartawan, Eldin mengaku peninjauan yang dilakukannya ini sengaja dilakukan mendadak.
"Tujuan awal saya untuk memantau harga kebutuhan pokok. Saya ingin memastikan apakah ada terjadi kenaikan menyusul rencana pemerintah untuk menaikkan harga BBM. Ternyata dalam peninjauan ini, saya menerima keluhan para pedagang seperti banjir, drainase yang tersumbat dan alat penghisap udara yang tidak hidup. Semua keluhan warga ini saya tampung dan secepatnya ditindaklanjuti agar para pedagang bisa tenang berjualan," jelasnya.
"Saya akan minta pertanggung jawaban mereka. Mengapa ini bisa sampai terjadi. Terus terang saya baru mengetahui keluhan para pedagang hari ini, sebab baru kali ini saya melakukan peninjauan. Untuk drainase, saya minta Dinas Bina Marga dan Dinas Perkim segera mengatasinya hari ini. Begitu juga dengan listrik, saya minta cepat dicari solusinya," paparnya. [rob]
KOMENTAR ANDA