Bukan saja pengakuan Dahlan itu didukung berbagai hasil poling, tetapi juga karena Menteri BUMN tersebut pasti sudah membaca gelagat publik di seantero negeri.
"Sebagai orang yang ringan kaki kemana-mana di seluruh penjuru tanah air, tentu DI (Dahlan Iskan) dengan intens menguping pendapat publik di mana-mana tentang Gubernur DKI itu," ujar pengamat politik senior AS Hikam Kamis, (6/6/2013).
Meski begitu, dalam amatan Hikam, PDIP memang masih ragu melepas Jokowi sebagai capres karena pertimbangan kelestarian kepemimpinan tradisonal keluarga Bung Karno.
"Tetapi, seperti pernah saya kemukakan sebelumnya, jika sejarah sudah menghendaki, PDIP pun tak mungkin mampu menghalangi," ungkap Menristek era pemerintahan Gus Dur ini.
Sebelumnya, usai menghadiri peluncuran buku "Antara Pasar dan Politik BUMN di bawah Dahlan Iskan" di Gedung Arsip Nasional, Jakarta, Dahlan Iskan menyatakan Joko Widodo merupakan calon presiden potensial.
"Semua calon presiden dan yang ingin menjadi presiden harus berpikir ulang karena ada fenomena baru. Jokowi akan menjadi calon presiden dari Ibu Mega," kata Dahlan sebagaimana disiarkan Rakyat Merdeka Online. [ans]
KOMENTAR ANDA