post image
KOMENTAR
Kelebihan berat badan atau obesitas ternyata tidak menjamin seseorang sudah memenuhi kebutuhan gizinya.

Meski terlihat gemuk, namun sebagian diantara mereka justru kekurangan zat gizi. Hal ini disampaikan pakar gizi Universitas Indonesia, dr Fiastuti Witjaksono.

"Orang obesitas itu bukan kelebihan gizi, mereka kelebihan kalori, itu harus dibedakan," katanya, usai menjadi pembicara kampanye edukatif konsumsi buah teratur di Grand Aston, Medan, Kamis (13/6/2013).

Fiastuti menyebutkan, sebagian besar orang yang obesitas sangat senang mengkonsumsi makanan yang tinggi karbohidrat dan lemak. Padahal, lemak menurutnya tidak mengandung unsur vitamin dan mineral.

"Yang mengandung vitamin dan mineral itu dari buah dan sayuran," sebutnya.

Data mencengangkan disampaikan Fiastuti. Berdasarkan penelitian mereka pada tahun 2004-2006 menyatakan persentase warga yang  obesitas di kota besar mencapai angka 30 persen dari total penduduk.

"Sangat tinggi memang," ujarnya.

Solusi untuk obesitas ini menurutnya yakni dengan mengkonsumsi sayur dan buah. Sayangnya, data pada departemen pertanian menyebutkan di Indonesia

konsumsi sayur dan buah sangat rendah. Jumlah penduduk yang kekurangan konsumsi buah dan sayuran bahkan diperkirakan mencapai 93,6 persen.[ans]

Inovasi Pemutus Rantai Penularan Tuberculosis Paru Melalui Wadah Berisi Lisol Terintergrasi Startegi Derectly Observed Treatment Shourtcourse (DOTS)

Sebelumnya

Cegah Stunting Melalui Pemberdayaan Masyarakat

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Kesehatan