post image
KOMENTAR
Anggota Komisi D DPRD Medan Muslim Maksum pertanyakan ambruknya  pendopo Lapangan Merdeka Medan yang terjadi pada Minggu malam (23/6/2013) dan baru enam bulan direhabilitasi. Plt Walikota Medan, Dzulmi Eldin berjanji mengevaluasi kinerja Kadis Perkim selaku pihak yang bertanggungjawab atas musibah itu.

Muslim menilai, kuat dugaan kontaktor yang memborong pekerjaan itu tidak menggunakan bahan sesuai yang dianggarkan.

Akhirnya, anggaran Rp1 miliar yang digelontorkan untuk biaya rehabilitasi sedang atau berat gedung pendopo Lapangan Merdeka Medan ini menguap tanpa ada kejelasan.

Hal serupa diungkapkan anggota Komisi D DPRD Medan, Irwanto Sihombing. Pihaknya meminta Pemko Medan lebih tegas menyikapi persoalan ini.

"Plt Walikota Medan jangan lemah, jika peristiwa ini terindikasi adanya kecurangan, maka ada unsur pidana yang harus disangkakan kepada mereka," tambah Irwan.

Menanggapi komentar itu, Pelaksana Tugas Walikota Medan yang ditemui saat menghadiri Rapat Paripurna, berjanji akan mengevaluasi kinerja bahawannya serta kontraktor yang memenangkan tander rehabilitasi.

"Kita sudah perintahkan Dinas Perkim lakukan penyelidikan. Jika terbukti ada kejanggalan, kita akan evaluasi semuanya," janji Eldin.

Seperti diberitakan sebelumnya, bangunan pendopo di Lapangan Merdeka Medan tiba-tiba ambruk Minggu malam (23/6/2013) pukul 20:00 wib. Beruntung kejadian itu tidak menelan korban jiwa. Dugaan ambruknya bangunan ini karena konstruksi bangunan sudah lapuk. Sementara bagian pendopo yang ambruk itu berada di sisi depan. [ans]

Komunitas More Parenting Bekerja Sama Dengan Yayasan Pendidikan Dhinukum Zoltan Gelar Seminar Parenting

Sebelumnya

Sahabat Rakyat: Semangat Hijrah Kebersamaan Menggapai Keberhasilan

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Komunitas