post image
KOMENTAR
Ishak Batubara, warga Pasar XI Tembung mengamuk di dalam taksi yang ditumpanginya. Akibatnya, pria yang mengenakan seragam PNS Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) harus diamankan di Polsek Medan Timur, Selasa (29/10/2013).

Kejadian ini bermula saat Ishak meminta sopir taksi Kostar BK 1442 DX , Zulkarnain (48) untuk mengantarkan dirinya ke Tembung.

Sang sopir taksi pun merasa senang karena searah dengan tempat tinggalnya. Tapi kegembiraan itu tak berlangsung lama, karena sang penumpang bertingkah aneh.

" Dia menyetop mobilku di  depan RS Putri Hijau, Jalan Putri Hijau, Medan. Di tengah jalan, tepatnya di Jalan Perintis Kemerdekaan, dia mulai  bertingkah aneh. Dia  menggerak-gerakkan badannya mengikuti irama musik. Selain itu, dia juga mencabuti hiasan di dalam taksi. Barang-barang yang ada di dalam taksi dia buang ke jalan," ujarnya.

Dijelaskannya, tak berhenti sampai di sana, Ishak juga pindah ke depan dan mematahkan spion kiri taksi tersebut. Dia juga menggerakkan stir hingga taksi sempat menghantam tembok.

" Karena takut saya  kemudian mencoba berhenti di pos Polantas di Jalan Prof HM Yamin. Karena tak ada petugas di sana, saya pun menghentikan taksinya di simpang Jalan Madong Lubis. Di situ saya menghubungi teman saya agar melapor ke Polsek," paparnya.

Setelah kendaraan terhenti, Ishak sempat keluar dan menendang dinding taksi hingga peyot. Warga sempat akan menghakiminya, namun Zulkarnain menyelamatkan diri dan kembali memasuk ke dalam taksi.

Tak lama berselang, Petugas Polsek Medan Timur pun tiba di lokasi. Ishak yang masih berkeringat dan belum terkontrol diamankan ke Mapolsek Medan Timur.

Abang kandung Ishak, Baharudin Batubara, yang ditemui di Mapolsek Medan Timur, menduga adiknya  stres karena ditinggal istri. "Dia ditinggal istrinya delapan bulan  lalu," sebutnya.

Sementara itu, Kapolsek Medan Timur Kompol Juliani Prihartini menyatakan Ishak memang merupakan PNS di Dispenda Sumut. Namun, dia belum bisa memastikan pria itu dalam pengaruh narkoba.

"Belum bisa kita pastikan, masih kita selidiki. Dia pun masih sulit dimintai keterangan, pandangannya sering kosong," ujarnya. [ded]

Komunitas More Parenting Bekerja Sama Dengan Yayasan Pendidikan Dhinukum Zoltan Gelar Seminar Parenting

Sebelumnya

Sahabat Rakyat: Semangat Hijrah Kebersamaan Menggapai Keberhasilan

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Komunitas