post image
KOMENTAR
Toba Pulp Lestari, industri bubur kertas (pulp) di Parmaksian, Tobasamosir menawarkan kerja sementara kepada para pengungsi erupsi gunung Sinabung, Karo, di Hutan Tanaman Industri (HTI) miliknya.

Program itu tercetus saat managemen PT Toba Pulp Lestari, Tbk berkunjung menyerahkan bantuan bagi pengungsi Gunung Sinabung di kompleks Universitas Karo, Kabanjahe, Rabu (29/1/2014) kemarin.

Tawaran itu disampaikan langsung Direktur TobaPulp (PT Toba Pulp Lestari,Tbk) Juanda Panjaitan SE.

Juanda mengatakan, bila para pengungsi usia produktif berminat, TobaPulp, industri yang mengembangkan HTI di sejumlah lokasi  sebagai bahan baku pabrik itu.

"Atas dasar kesetiakawanan dan rasa kemanusiaan bersedia menerima bekerja sementara, paling tidak selama erupsi gunung Sinabung belum usai, serta selama proses rekonstruksi dan rehabilitasi sesudahnya berlangsung," ujar Juanda dalam keterangannya kepada MedanBagus.Com, Kamis (31/1/2014).

Bila pengungsi Sinabung akhirnya ada yang bergabung dengan TobaPulp, jelas Juanda, mereka akan membantu penanaman pohon ekaliptus (Eucalypstus sp), kemudian memupuk serta merawatnya.

"Bagi orang kota, pekerjaan kami di hutan itu sangat berat. Tetapi bagi kami menyenangkan. Kami setiap menit menikmati suasana alam hutan yang asri dan bebas polusi, bebas kebisingan. Jadi, silakan bila ingin bergabung," katanya.

Tawaran kerja sementara itu mendapat respon positif dari warga Desa Simacem, Kecamatan Namanteran. Menurut Kepala Desanya, Harta Sitepu,  pihaknya sangat butuh sumber penghasilan.

"Dan kami berharap TobaPulp dapat menerima kami bekerja, paling tidak untuk sementara waktu," kata Sitepu.

Diketahui, Desa Simacem yang dihuni sekitar 100 keluarga, termasuk diantara lima desa terdekat dengan kaki gunung Sinabung, jaraknya sekitar 2 – 3 km.

Desa itu paling parah dihantam abu vulkanik Sinabung dan dalam skema rekonstruksi, termasuk yang sudah tidak layak-huni lagi.

Dalam keadaan normal, kata Ponten Pelawi (67) penduduk Simacem, warga tidak pernah ingin berhenti dari bertani. Bila pun, nanti, penduduk harus direlokasi, mereka tetap mengolah tanah pertanian mereka di dekat kaki Sinabung, karena lebih subur dari tanah pertanian mana pun di Karo.

"Bagi yang berminat, silakan meninjau ke lokasi. Kalau cocok, silakan bergabung," kata Juanda, yang langsung disahuti Merlan Barus seraya menambakan, para relawan siap membantu mengantarkan bapak-bapak yang berminat ke lokasi HTI TobaPulp.

Sementara itu, TobaPulp didukung Tanoto Foundations, Yayasan Bona Pasogit Sejahtera yang mengelola pendidikan di kompleks pabrik, Lions Club UNIPLAZA Medan, juga membawa berbagai jenis bantuan meliputi: 3 ekor sapi, sayur-sayuran seperti kentang, wortel, bawang merah, bawang putih, labu jipang, ikan asin, teh dan kopi, biskuit (255 karton).

Selain itu ada juga buku tulis 416 lusin, serta 4 unit tanki air (bulk tank) masing-masing kapasitas 1.000 liter. Inilah kunjungan keempat TobaPulp ke pengungsi Sinabung sejak 2011. [ded]

FOTO: Direktur PT Toba Pulp Lestari, Tbk, Juanda Panjaitan SE secara simbolis menyerahkan bantuan kepada perwakilan pengungsi Sinabung di lokasi pengungsian Universitas Karo Kota Kabanjahe Kabupaten Karo [Foto: Istimewa]

Kemenkeu Bentuk Dana Siaga Untuk Jaga Ketahanan Pangan

Sebelumnya

PTI Sumut Apresiasi Langkah Bulog Beli Gabah Petani

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Ekonomi