post image
KOMENTAR
Pemkab Aceh Timur mengunjungi Kota Medan untuk belajar langsung mengenai teknik mengatasi masalah kependudukan di ibukota provinsi Sumatera Utara ini. Asisten Administrasi Umum (Asmum) Setdakab Aceh Timur Irfan Kamal menjelaskan, dipilihnya Medan sebagai kota tujuan, karena mereka tertarik dengan kegiatan yang terkait dengan masalah kependudukan dan pencatatan sipil yang bisa dikatakan hampir tidak menemukan kendala.

"Dari mobilitas kependudukan yang sangat tinggi, kami tidak pernah  mendengar terjadinya masalah kependudukan di Kota Medan.  Padahal Kota Medan dihuni oleh penduduk yang terdiri dari berbagai macam suku dan agama. Hal ini menunjukkan masalah kependudukan telah dikelola dengan sangat baik. Jadi inilah yang menjadi alasan utama kami memilih Kota Medan sebagai tempat tujuan peserta Diklatpim ini," ungkap Irfan saat membawa 40 peserta Diklatpim TK. IV Angkatan V Kabupaten Aceh Timur dalam rangka Bencmarking to Past Practice di Kota Medan di Balai Kota Medan, Selasa (7/10/2014).

Selain kependudukan dan pencatatan sipil, Irfan juga mengaku mereka tertarik dengan perkembangan koperasi dan UMKM di ibukota Provinsi Sumatera Utara saat ini. Mereka ingin mendapatkan masukan sehingga nantinya dapat diterapkan di Kabupaten Aceh Timur. Dengan demikian koperasi dan UMKM dapat bergeliat, sehingga memberikan kontribusi untuk menambah PAD Pemkab Aceh Timur.

"Pemkab Aceh Timur tidak memiliki keuangan yang cukup untuk membeli sarana dan prasarana. Untuk itulah sebagai kabupaten baru, kami ingin menggerakkan industry yang ada, terutama koperasi, UMKM serta industri rumah tangga. Semoga dengan masukan yang kami terima dari Pemko Medan, kami dapat menerapkannya di Aceh Timur," sambungnya.

Sementara itu Asisten Ekbag Kota Medan Qamarul Fatah didampingi Kadis Koperasi dan UMKM Arjuna Sembiring dan Kepala Kantor Diklat Kota Medan Fahmi Harahap, menyambut baik kedatangan seluruh rombongan peserta Diklatpim TK.IV Angkatan V di Kota Medan. Dengan senang hati dan tangan terbuka, Pemko Medan melalui SKPD terkait siap memberikan masukan yang di inginkan.

"Kita siap memberikan masukan terkait masalah kependudukan maupun pencatatan sipil, termasuk soal perkembangan koperasi maupun UMKM di Kota Medan. Kita berharap dengan masukan yang diberikan ini,  apa yang menjadi tujuan peserta Diklatpim bisa tercapai seperti yang diharapkan," ucap Qamarul.[rgu]

Sandy Irawan: Miliki Lokasi Strategis, Pemko Binjai Mestinya Prioritaskan Kawasan Ekonomi

Sebelumnya

Pemprov Sumut Segera Bagikan Rp. 260 Miliar Bantu Warga Terdampak Covid 19

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Pemerintahan