post image
KOMENTAR
Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Ir H Tengku Erry Nuradi MSi mengimbau seluruh masyarakat Sumut untuk tiap orang menanam satu pohon dalam mendukung pelestarian lingkungan dan hutan.
 
Imbauan tersebut disampaikan Wagub Sumut Tengku Erry Nuradi dalam acara peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) dan Bulan Penanaman Nasional Provinsi Sumatera Utara 2014 yang berlangsung di pusat kegiatan pramuka Cadika, Jl. Karya Wisata, Medan Johor, Senin (8/12/2014).

Hadir sejumlah perwakilan anggota Forum Koordinasi Pemerintah Daerah (FKPD) Sumut, Kepala Dinas Kadis Kehutan Sumut Hallen Purba, Bupati Deliserdang Ashari Tambunan, Wakil Bupati (Wabup) Langkat Sulistyo, perwakilan Bupati Labuhanbatu, Mahasiswa Pecinta Alama (Mapala) dari sejumlah kampus, Remaja Pencinta Alama (Repala) tingkat SMA dan pramuka.

Dalam kesempatan tersebut, Wagub Tengku Erry Nuradi menyatakan, budaya menanam pohon perlu ditanamkan sejak dini, terutama bagi generasi muda mulai tingkat SD, SMP, SMA hingga kalangan mahasiswa.

"Jika tiap orang menanam satu pohon, niscaya bumi Indonesia akan kembali hijau. Dengan demikian, harapan melestarikan lingkungan dan hutan akan terwujud dengan sendirinya," sebut Erry.

Dalam acara itu, Erry juga menyampaikan sejumlah pesan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutan Siti Nurbaya kepada seluruh masyarakat Sumut. Pesan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan diantaranya untuk menjaga dan melestarikan sumber daya alam hayati dan ekosistemnya, serta berpartisipasi aktif dalam mencegah dan memberantas kerusakan hutan dan peduli dengan konservasi tanah dan air.

Selain itu, Menteri Lingkugan Hidup dan Kehutanan juga berharap Pemerintah Daerah, khusus tingkat provinsi diseluruh Indonesia untuk membuat perencanaan hutan sekaligus tata pengawasan agar konservasi sumber daya alam hutan, pendidikan, penyuluhan dan pemberdayaan masyarakat di bidang kehutanan dan aliran sungai. Sedangkan tingkat Kabupaten/Kota untuk melakukan pengelolaan Taman Hutan Raya. Dengan demikian pelestarian lingkungan hidup menjadi lebih berkualitas.

Erry juga menyatakan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan telah menetapkan areal kerja Hutan Kemasyarakatan seluas 328.452 hektar, Hutan Desa seluas 318.024 hektar, Hutan Tanaman Rakyat seluas 194.200 hektar dan Hutan Rakyat Pola Kemitraan seluas 279.700 pada 3.700 kelompok.

"Ibu Menteri juga berpesan kepada masyarakat, pelaku usaha, lembaga masyarakat yang bergerak di bidang sosial dan lingkungan hidup sebagai bagian dari pemangku kepentingan pengelolaan hutan di Indonesia untuk mewujudkan harapan “Hutan lestari dan masyarakat sejahtera,' Ujarnya

Kadis Kehutan Sumut, Hallen Purba mengajak seluruh masyarakat untuk tidak merusak ekosistem lingkungan dan hutan, karena hutan merupakan warisan kepada generasi mendatang.

"Kesadaran akan pentingnya lingkungan hidup akan mendukung upaya pelestarian. Kita harus mewariskan lingkungan yang baik bagi anak cucu kita di masa yang akan datang," ujar Purba.[rgu]

LPM dan FKM USU Gelar Edukasi Kesahatan dan Pemberian Paket Covid 19

Sebelumnya

Akhyar: Pagi Tadi Satu Orang Meninggal Lagi

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel