post image
KOMENTAR
Majunya sebuah negara berkembang tidak terlepas dari bertumbuhnya sektor usaha menengah dan kecil di seluruh wilayah di Indonesia. Hal ini lah yang tengah digalakkan Kementerian Koperasi, menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015. Menurut Menteri Koperasi & UKM, Anak Agung Ngurah Puspayoga (AANG Puspayoga) saat membuka Talk Show & Expo Kewirausahaan Nasional di Bali, Selasa (30/12/2014), sulitnya para pengusaha muda memperoleh suntikan dana untuk pengembangan usaha dikarenakan tidak memiliki legalitas. Karena itu, pihaknya sudah menggandeng pihak per bankan untuk memberikan kemudahan bagi mereka yang ingin ber wirausaha.

"Tahun depan, berkas pengajuan pinjaman modal cukup menggunakan selembar kertas yang diketahui Lurah atau Kepala desa, dan birokrasinya tidak sesulit pada priode lalu. Karen itu lah kami (Kementerian Koperasi) menggandeng BRI dan pihak swasta dalam mengembangkan Usaha Menengah dan Mikro ini," ungkapnya.

Sementara itu dalam menyambut MEA 2015 yang sudah diambang pintu, lanjut Puspayoga, Kementerian bersama pemerintah daerah sudah melakukan upaya-upaya. Salah satu contohnya menggelar pelatihan dan pemberian bantuan permodalan secara hibah.

"Dengan dana yang diterima para pengusaha muda tersebut, kami berharap pertumbuhan ekonomi Indonesia semakin baik lagi kedepannya," pungkasnya.[rgu]

Kemenkeu Bentuk Dana Siaga Untuk Jaga Ketahanan Pangan

Sebelumnya

PTI Sumut Apresiasi Langkah Bulog Beli Gabah Petani

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Ekonomi