post image
KOMENTAR
Pemerintah Kota Medan menyambut baik kegiatan gelar produk unggulan dan peluang bisnis provinsi Jawa Timur, apalagi Jawa Timur memiliki memiliki potensi Usaha Kecil Menengah (UKM) yang luar biasa, bahkan rata-rata telah menjajaki pasar interansional , untuk itulah Kota Medan juga harus lebih banyak belajar lagi dalam menmgembangkan para UKM yang ada, semoga dengan gelar produk unggulan dapat memberikan tempat bagi para pelaku UMKM dalam mempromosikan produk-produknya hingga keseluruh Indonesia.

Hal ini dikatakan Walikota Medan diwakili Sekda Ir Syaiful Bahri saat membuka acara gelar produk unggulan dan peluang bisnis provinsi Jawa Timur, Kamis (24/3) di Palladium Mall Medan, hadir sejumlah pimpinan SKPD jajaran provinsi Jatim, Kepala Dinas Koperasi dn UMKM H Arjuna Sembiring, mewakil Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Medan.

Syaiful berharap dengan adanya kegiatan gelar poduk dan pameran terpadu produk unggulan  yang digelar oleh provinsi Jatim ini selain sebagi pusat promosi dan pemasaran juga sebagai ajang saling tukar menukar informasi mngnai peroduk UMKM unggulan daerah masing-masing serta dapat saling berdikusi baik mengenai permasalahan yang melanda UMKM maupun menghadapi era masyarakat Ekonomi Asean (MEA).

"Lalau saya boleh saran, kegiatan ini perlu diselingi diskusi dan konsultasi mengnai pengembangan UMKM, sehiongga pnguinjung yang memiliki uisaha kecil menengah atau industri rumah tangga dapat shering dan belajar dalam rangka memajukan usahanya," ujar Syaiful.

 Syaiful menambahkan, Pemko Medan berkomitmen mngmbangkan industry kreatif, karena diyakini dapat menyerap banyak tenaga kerja sehinga mmpu menekan tingginya angka penganguran, selai itu UMKM juga dapat memberikan pemberdayaan pada rumah tangga yang memang memilki banyak potensi. "Medan telah memiliki UKM centre yang dapat menampung produk-poduk dari berbagai cluster, dan disetiap kecamatan telah dibangun pusat UMKM yang dapat mewadai produk unggulan setiap kecamatan yang ada, "pungkasnya.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jatim Ir Muhammad Ardi Prasetiawan mengatakan, dalam gelar poduk unggulan ini provinsi Jatim mengirim 26 UKM, 25 UKM merupakan binaan dari Dinas Perindsutrian dan Perdagangan dan satu dari Dinas Prikanan dan Kalautan, berlangsung 24 sampai 27 Maret 2016, sedangkan untuk stand sebanayak 38 stand, sementara 10 stand merupakan Stnd UMKM binaan Provinsi Sumatera Utara yang ikut juga memasarkankan produknya.

Tujuan dari gelar produk unggulan ini adalah meningkatkan produk-produk  para UKM selain itu juga ikur brsaing didalam era MEA, karena dalam era ini pemerintah hasus mampu mendorong masyarakatnya untuk mau berbelanja barang dan produk dalam negeri, hal ini harus di kampanyekan dan digelorakan , dan MEA ini juga tujuannya mulia yakni pasar global  tapi Indonesia yang berpenduduk besar menjadi ajang dan pasar dunia.

"Sebenarnya dalam hal ini kita sendiri yang memilih apakah kita menjadi pasar atau kita menjadi produsen yang menjual produk negar Asean, inilah yang kita jalin bersama-sama dengan seluruh mitra di Indsonesia untuk mengelorakan produk UKM kita, " ujar M Ardi.[rgu]

Kemenkeu Bentuk Dana Siaga Untuk Jaga Ketahanan Pangan

Sebelumnya

PTI Sumut Apresiasi Langkah Bulog Beli Gabah Petani

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Ekonomi