post image
KOMENTAR
Fanatisme masyarakat terhadap agama atau pada klub sepak bola, tentu bukan hal baru. Tapi fanatisme pada birokrat adalah fenomena baru.

Demikian disampaikan aktivis '98 Adian Napitupulu menanggapi dukungan besar yang diberikan masyarakat kepada KPK belakangan ini.

Fanatisme pada umumnya sering membuat kebutaan dan irasionalitas. Begitu juga fanatisme terhadap lembaga anti korupsi itu.

Adian mengungkapkan, fanatisme pada KPK membuat sekian banyak aktivis, politisi dan akademisi seolah buta pada kekurangan KPK.

"Mereka tidak mau tahu bahwa pada 2010, KPK habiskan anggaran Rp 535 miliar untuk selesaikan 35 kasus Korupsi atau rata-rata habiskan Rp 15 miliar untuk selesaikan 1 kasus," terang Adian (Rabu, 10/10).

"Mereka juga buta pada kejanggalan penggunaan anggaran KPK yang rata-rata habiskan Rp 3 miliar untuk selamatkan tiap Rp 1 Miliar uang negara," sambung Adian membeberkan. [rmol/hta]

Laporan Keuangan Diterima Dalam RUPS, Pelaporan Hingga Penahanan Mantan Direktur PT GKS Dinilai Rancu

Sebelumnya

Program Rabu 'Walk In Interview' Dikerumuni Pencari Kerja di Medan

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Peristiwa