post image
KOMENTAR
MBC. Ketua KPK Abraham Samad membantah memiliki kedekatan personal dengan bekas Presiden PKS, Luthfi Hasan Ishaaq, yang menjadi tersangka dalam kasus dugaan suap kuota impor daging sapi untuk PT Indoguna Utama (IU).

Samad menekankan, justru dirinyalah yang memerintahkan agar Luthfi diproses sesuai hukum. Meski, dia tidak mengumumkan sendiri penetapan status tersangka atas Luthfi kepada media massa.

"Tidak benar itu. Saya justru yang menandatangani surat penangkapan dan penahanan. Jadi, saya tidak punya hubungan emosional karena saya tidak kenal dengan LHI (Luthfi Hasan Ishaaq)," tegas Samad kepada wartawan, Sabtu (2/2/2013).

Kabarnya, di tahun 2009, nama Abraham Samad tercatat sebagai calon legislatif PKS dengan nomor urutan 4 dari daerah pemilihan Sulawesi Selatan (Sulsel). Namun, pada saat uji kelayakan pimpinan KPK di Komisi III DPR pada November 2011 lampau, Samad sudah membantahnya.

Menurut dia, rumor itu beredar dari sekelompok oknum yang ingin menjebak dirinya maupun institusi KPK.

"Itu cuma isu yang dikembangkan untuk menjatuhkan KPK," imbuhnya.

Dia tegaskan lagi, meskipun benar dia mempunyai kedekatan dengan Luthfi, Samad tegaskan tidak akan ada perbedaan sikap apabila orang tersebut telah menjadi tersangka.

"Saudara saya pun kalau berbuat akan saya hukum," jelas Samad. [ald/rmol/rob]

Laporan Keuangan Diterima Dalam RUPS, Pelaporan Hingga Penahanan Mantan Direktur PT GKS Dinilai Rancu

Sebelumnya

Program Rabu 'Walk In Interview' Dikerumuni Pencari Kerja di Medan

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Peristiwa