post image
KOMENTAR
Pasca pengerusakan Gereja Advent di Kota Tasikmalaya, jemaat di sana tetap melaksanakan kebaktian dengan dijaga aparat kepolisian yang bersiaga tak jauh dari lokasi gereja itu.
 
Meski tahap pembangunan Gereja Advent di Dadaha, Kota Tasikmalaya, belum rampung, tapi hal itu tidak mengganggu aktivitas di ibadah gereja.
 
Pasca pengerusakan sebagian pagar depan gereja dan diobrak-abriknya material bangunan oleh sekelompok orang tak dikenal, Jumat (22/3) dinihari, polisi memperketat penjagaan sekitar lokasi.

Sementara di sisi lain, para jemaat Gereja Advent Sabtu (23/3) siang, tetap melaksanakan kebaktian.

Seperti dilansir Rakyat Merdeka Online, sebelumnya gereja ini ditentang pembangunannya dan diminta menghentikan aktivitas keagamaan oleh sekelompok massa. Permasalahan penolakan pembangunan gereja ini muncul, karena ada dugaan terkait perizinan yang belum lengkap.

Padahal keberadaan rumah ibadah ini sudah ada sejak tahun 2009 lalu dan memiliki sekitar 20 orang jemaat.

Desember 2012 lalu, surat ijin pembangunan dan tempat ibadah kemudian turun serta disetujui pemerintah. Kemudian dibangunlah Gereja Advent ini. [ans]

Komunitas More Parenting Bekerja Sama Dengan Yayasan Pendidikan Dhinukum Zoltan Gelar Seminar Parenting

Sebelumnya

Sahabat Rakyat: Semangat Hijrah Kebersamaan Menggapai Keberhasilan

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Komunitas