post image
KOMENTAR
Melanjutkan aksi kepedulian terhadap Nyfara Salbila Siregar, bayi penderita atresia bilier (kelainan hati), para relawan peduli Nyfara akan menggelar aksi satu hari, satu hari untuk Nyfara. Kegiatan ini akan digelar pada Sabtu, 6 April 2013.

"Jadi sebelumnya kita memang sudah merencanakan untuk membuat sebuah aksi besar. Kita ingin ada satu hari dimana masyarakat Indonesia, bahkan di luar negeri bisa melakukan aksi kepedulian terhadap Nyfara. Karena itu maka kita rancanglah kegiatan satu hari, satu hati untuk Nyfara ini," terang koordinator relawan peduli Nyfara, Tengku Adri Muslim dalam keterangan pers yang diterima MedanBagus.Com, Kamis (4/4/2013).

Adri mengatakan, relawan di sejumlah kota di Indonesia sudah menyatakan kesiapan untuk melakukan aksi serentak.

"Sejumlah kota sudah confirm, diantaranya Jakarta, Jogja, Malang, Pekanbaru, Surabaya, Pontianak, Palembang, Siantar, dan kita yakin jumlah kota yang bergabung akan semakin bertambah," ujar Adri.

Di Medan, kota kelahiran Nyfara, aksi satu hari satu hati untuk Nyfara akan digelar dengan sejumlah kegiatan kampanye dan penggalangan dana.

"Aksi akan kita pusatkan di sekitar kawasan lapangan Merdeka Medan. Jadi disana ada beberapa kegiatan, misalnya sharing dari para relawan, aksi teaterikal, pembacaan puisi, dan puncaknya adalah pelepasan balon," terang Adri

Selain di kawasan lapangan Merdeka, menurut Adri, kegiatan penggalangan dana juga akan dilaksanakan di sejumlah titik penting di kota Medan. "Puncaknya, para relawan di titik-titik tersebut juga akan melepaskan balon ke udara," demikian Adri.

Kondisi Nyfara
Sementara itu, bayi Nyfara saat ini masih berada di Singapura untuk mendapatkan perawatan intensif. Menurut keterangan keluarga, tim medis yang menanganinya menyatakan Nyfara harus segera menjalani transplantasi hati.

"Menurut dokter, paling tidak dalam sebulan ini Nyfara harus segera dioperasi. Jika segera dioperasi, keberhasilan sekitar 80%," ujar Fajeri, orang tua Nyfara.

"Namun jika penanganannya terlambat, kesehatan Nyfara akan terus menurun dan kemungkinan keberhasilan transplantasinya pun menurun," ujar Prabakaran, ketua tim transplantasi hati National University Hospital Singapura, dalam siaran pers keluarga Nyfara, Selasa (26/3/2013).

Menurut Fajeri, dana operasi dan perawatan menjadi hal yang paling dibutuhkan dan masih menjadi penghambat untuk melakukan transplantasi hati bagi Nyfara.

"InsyaAllah mamanya yang akan menjadi donor. Kami sudah siap tempur, demi anak kami. Tapi memang dana yang dibutuhkan sangat besar," ujar Fajeri.

Sejak program penggalangan donasi untuk bayi Nyfara dilakukan pada 27 Februari 2013 lalu, melalui gerakan satu hati untuk Nyfara, Muhammad Fajeri dan para relawan berhasil menghimpun dana Rp. 522.000.000 dan terus diupdate melalui website www.pedulinyfara.com.

Bantuan untuk Nyfara dapat disalurkan melalui BCA nomor rekening 8005036948 a/n Muhammad Fajri Siregar atau rekening BNI Syariah Medan Nomor 0288983279 a/n Muhammad Fajri Siregar. [ded]

Perkuat Pengembangan Layanan Terapi Sel, OG Hospital Binjai Gandeng RSPAD Gatot Soebroto

Sebelumnya

Sembarangan Pakai Antibiotik Bikin Bakteri Dalam Tubuh jadi Kebal

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Kesehatan