Dengan membentang spanduk dan keranda mayat, mereka mendesak penyidik Subdit III/Tipikor Ditreskrimsus Polda Sumut mengusut keterlibatan dalam dugaan korupsi pengadaan alat-alat kesehatan (alkes) dan Keluarga Berencana (KB) Tahun Anggaran (TA) 2012 di Kabupaten Labuhan Batu Selatan (Labusel).
"Kami meminta Kapoldasu untuk segera mempercepat penanganan proses dugaan keterlibatan Wildan dalam korupsi tersebut, sehingga didapatkan ketetapan hukum terhadap Wildan," pinta kordinator aksi, Eka Armanda.
Dikatakan mereka, Wildan sebagai penguasa eksekutif di Labusel telah menzolimi rakyat dengan mengambil kepentingan dan kebutuhan rakyat dalam kasus korupsi Alkes dan KB tersebut.
Mereka pun meminta dan mendesak DPRD Sumut Cq Komisi A memanggil Bupati Labusel Wildan Aswan Tanjung dan meminta Gubsu agar segera menonaktifkan Bupati Labusel serta minta kepada para penguasa yudikatif/penegak hukum agar jangan membiarkan kasus ini. [ded]
KOMENTAR ANDA