post image
KOMENTAR
Rencananya, Rizal Syahputra, wartawan korban awan panas Gunung Sinabung akan dikebumikan di perkuburan Sei Kambing Medan, Minggu (2/2/2014). Pemakaman dilakukan setelah shalat Dzuhur.

Diketahui, Rizal Syahputra adalah salah seorang korban tewas terkena awan panas yang menyelimuti disekitar Desa Sukameriah Kabupaten Karo pada Sabtu (2/1/2014) siang kemarin.

Saat kejadian korban sedang menjalan tugas jurnalistik mengabarkan berita terkini tentang gunung Sinabung bersama rekannya

Kepergian Rizal Syahputra untuk selamanya ternyata mendapat firasat oleh ibu kandungnya, Hanifa (53).

Dimana, selama dua hari dirinya tak mendapat kabar dari anaknya. Yang anehnya lagi, saat dirinya mengambil air di dalam dispenser, tiba-tiba gelas yang dipegangnya pecah dan melukai jari kanan ibu 5 anak ini.

"Dua hari dia nga ada kabar. Saat saya ambil minum juga gelasnya pecah," ujarnya di rumah duka di Jalan Darussalam, Gang Karya Bakti, Kelurahan Sei Sikambing, Kecamatan Medan Petisah, Selasa ( 2/1/2014) sekitar pukul 01.30 dinihari.

Dikatakannya, pada hari Jumat (31/1/2014) sore, abang pertamanya juga sempat menyusulnya ke Sinabung.

"Tiba - tiba aja abang pertamanya pergi bersama istri dan anaknya dengan mobil pergi menyusul almarhum tanpa adanya firasat. Namun, saat tiba di Sibolangit, abang kandungnya tersebut putar arah dan balik ke Medan," ujarnya.

Pantuan di rumah duka, terlihat  adik korban Kiki membersihkan kamar tidur almarhum yang berada di belakang rumahnya. Dirinya juga mengambil kemeja kotak-kotak coklat yang biasa dikenakan Rizal, tergantung di balik pintu bewarna biru itu.

Bahkan, kemeja kesayangan Rizal langsung dikenakan Kiki yang sangat terpukul atas kepergian anak ke dua dari lima bersaudara itu. [ded]

LPM dan FKM USU Gelar Edukasi Kesahatan dan Pemberian Paket Covid 19

Sebelumnya

Akhyar: Pagi Tadi Satu Orang Meninggal Lagi

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel