Abang kandung dari Walikota Medan Dzulmi Eldin ini tutup usai pada umur 61 tahun dengan meninggalkan seorang istri
Nurhasanah dan tiga anak yaitu Muda Irsan, Irna Cahiriyah dan Irham. Jenazah dikebumikan di pekuburan keluarga Jalan Youdarso dekat Masjid Jamik, Tanjung Mulia.
Hadir dalam takziah, Walikota Medan Dzulmi Eldin, FKPD Kota Medan, Anggota DPRD Medan, tokoh masyarakat, pimpinan organisasi pemuda, Ketua STM Perumahan Griya Raihan Legimin, kerabat dan handai taulan, keluarga, masyarakat kompleks serta para mantan pejabat dan Pimpinan SKPD Pemkot Medan.
Sekda Medan Syaiful Bahri mewakili Pemkot Medan mengucapkan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya almarhum. Dia menilai almarhum merupakan keluarga, jadi apapun kekurangannya dimasa hidupnya mohon dimaafkan, dan kepada keluarga yang ditinggalkan agar tabah dan sabar.
"Tidak ada lagi yang bisa kita berikan pada almarhum selain doa mengiringi kepergiannya menghadap Sang Khalik. Untuk itu kepada anak-anaknya dan keluarga mari kita doakan almarhum semoga semua amal dan ibadahnya dapat diterima," harapnya.
Mewakili keluarga Yulizar Parlagutan mengatakan almarhum sudah lama mengalami sakit. Beliau lahir di Medan pada 26 Juni 1953. Riwayat hidupnya mengawali sebaga PNS di Pemprov Sumatera Utara dan mengawali karir jabatannya di Pemkot Medan sebagai Lurah Pasar Baru Medan Kota, Sekcam Medan Tembung, Camat Medan Tembung, Camat Medan Kota, Kabag Tapem, Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja lalu pensiun dan saat ini menjadi Anggota Dewan Pengawas PD Pembangunan. [hta]
KOMENTAR ANDA