post image
KOMENTAR
Kabupaten Langkat mengalami bencana banjir sejak kemarin pagi hingga saat ini. Banjir melanda Desa Pematang Cengal Barat di Dusun 1 dan Dusun 2, dan Desa Baja Kuning Dusun 5 Kecamatan Tanjung Pura Langkat.

Ketua Kelompok Tani Tri Murni Pematang Cengal Barat Tanjung Pura Langkat Darmawan menuturkan, banjir menimpa pemukiman warga setinggi 1 meter. Selain itu, persawahan milik petani Langkat juga terendam banjir sekitar 400 hektar (ha) setinggi 70-80 meter," bebernya kepada MedanBagus.Com, Sabtu (24/10/2015).

Adapun lanjut Darmawan, kerugian yang dialami adalah perabotan rumah tangga banyak yang rusak begitu juga dengan padi yang ditanam. Akibat musibah banjir tersebut, petani memanen padinya menjadi lebih cepat (panen dini), karena dikhawatirkan tenggelam dan menjadi puso.

"Biasanya harga normal Rp 4.000 per kg, karena panen dini, kita jadi merugi diharga, yakni Rp 3.700 kg. Apalagi, karena basah di dalam dan tingkat kerontokannya hanya 80 persen disebabkan masih muda," jelasnya.

Namun, meskipun banjir sudah selama dua hari. Warga masih belum mengungsi. Saat ini, warga hanya menyelamatkan harta benda milik mereka yang terkena banjir.

"Tapi saya bersyukur, karena dandim Langkat turun ke lapangan. Saat ini saya bersama beliau sambil memantau wilayah yang terkena banjir," tukasnya.[rgu]

LPM dan FKM USU Gelar Edukasi Kesahatan dan Pemberian Paket Covid 19

Sebelumnya

Akhyar: Pagi Tadi Satu Orang Meninggal Lagi

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel