post image
KOMENTAR
Satreskrim Polres Langkat berhasil mengamankan tiga orang pemburu harimau Sumatra, beserta barang bukti seekor harimau yang sudah mati dan sudah di ambil kulitnya, Selasa (24/5) malam.

Para pelaku mengaku menjual kulit harimau tersebut dengan harga 25 juta rupiah kepada cukong mereka.

Tertangkapnya komplotan pemburu dan penjual kulit harimau ini berawal dari laporan warga yang mendengar adanya warga yang ingin menjual kulit harimau dan beberapa bagian tubuh harimau.

Pihak polisi yang mendapat laporan dari warga, segera melakukan penyamaran menjadi seorang pembeli guna menangkap para pelaku.

Setelah di sepakati, kulit harimau beserta seluruh bagian tubuh lainnya akan di beli dengan harga 42 juta, sedangkan untuk transaksi penyerahan barangnya, mereka sepakat bertemu di sekitar kecamatan kutambaru, kabupaten Langkat.

Personel polisi yang menyamar sebagai pembeli, akhirnya bertemu dengan komplotan pelaku, serta barang bukti harimau yang telah mati, yang telah di pisah bagian kulitnya serta bagian tubuh lainnya.

Ketiga pelaku saat di amankan satreskrim Polres Langkat mengaku bernama, Dedi, Dedes, dan Hendra, ketiganya warga kecamatan bahorok, kabupaten Langkat.

Kepada petugas mereka hanya mengaku sebagai perantara dan membantah sebagai pelaku penangkapan dan pembunuh harimau tersebut.

Menurut pengakuan mereka, harimau tersebut mereka peroleh dari seseorang bernama Bukti, yang pekerjaannya menangkap harimau di kawasan hutan taman nasional gunung Leuser.

Menurut pengakuan salah satu pelaku, bagian kulit harimau bisa di jual dengan harga 25 juta.

"Biasanya kulitnya aja kami jual cepat dua puluh lima juta," ucap salah satu pelaku dengan singkat.

Harimau Sumatra tersebut di tangkap dengan cara di jerat dengan perangkap, kemudian dibunuh dan di pisahkan bagian kulitnya.

Kasatreskrim Polres langkat, AKP Agus Sobara praja, mengatakan masih terus melakukan pengembangan terhadap tersangka lainnya.

"Kami masih terus mengembangkan kasus ini, termasuk mencari pelaku pembunuh harimau Sumatra di taman nasional gunung Leuser," ungkapnya.

Sampai pukul 23.00 WIB, ketiga pelaku masih di periksa secara intensif di Polres Langkat.[rgu]

LPM dan FKM USU Gelar Edukasi Kesahatan dan Pemberian Paket Covid 19

Sebelumnya

Akhyar: Pagi Tadi Satu Orang Meninggal Lagi

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel