post image
KOMENTAR
Mabes Polri akan menelusuri fakta atau data-data kasus vaksin yang disebutkan Ketua Komisi III DPR RI Bambang Soesatyo telah terjadi sejak 2003.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Boy Rafly Amar menerangkan, pihaknya perlu penelusuran kasus tersebut. Sebab hal itu terkait data.

"Kita menelusuri karena ini terkait data. Nanti perlu penelusuran data yang akurat untuk memvungkap," jelas Boy di sela-sela peringatan ulang tahun Ketua Umum Partai Nasdem ke-65, di Kedoya, Jakarta Barat, Senin (Senin, 18/7).

Sebelumnya, Ketua Kisi III Bambang Soestya meminta kepolisian mengungkap semua identitas pelaku yang sejak tahun 2003 menjual vaksin palsu.

"Polri wajib menyelidiki skandal ini mulai dari awal, karena kejahatan yang terkoordinasi ini sudah berlangsung sejak 2003," kata Bambang.[sfj/rmol]

Inovasi Pemutus Rantai Penularan Tuberculosis Paru Melalui Wadah Berisi Lisol Terintergrasi Startegi Derectly Observed Treatment Shourtcourse (DOTS)

Sebelumnya

Cegah Stunting Melalui Pemberdayaan Masyarakat

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Kesehatan