post image
KOMENTAR
Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) Sumatera Utara akan membongkar seluruh anggaran yang dimiliki oleh pemerintah Kota Medan dalam membenahi infrastruktur yang ada. Hal ini dinilai sangat penting untuk semakin memunculkan sikap kritis masyarakat atas hak-hak yang harus mereka dapatkan dari pengelolaan anggaran yang bersumber dari pajak warga tersebut.

Direktur eksekutif FITRA Sumut, Rurita Ningrum mengatakan berbagai ketidaknyamanan yang dirasakan oleh warga di Kota Medan beberapa hari terakhir ini merupakan bentuk dari ketidakmampuan pemerintah dalam mengelola anggaran yang ada untuk melayani masyarakat.

"Makanya kita akan bongkar, kita mau lihat mana lebih besar material atau upah pembangunanya atau justru belanja pegawai," katanya, Jumat (9/9).

Untuk saat ini dengan APBN Medan diatas Rp 5 triliun, Rurita berpendapan anggaran tersebut sangat mencukupi untuk membenahi infrastruktur. Hanya saja menurutnya, ego dari pemerintah yang tidak pernah melibatkan masyarakat dalam pengelolaannya untuk membenahi infrastruktur membuat pembenahan tersebut menjadi terkesan sepihak saja.

"Yang ada saat ini kepling-kepling jalan sediri, pengorekan parit dilakukan sendiri tanpa dibarengi upaya agar masyarakat mau aktif menjaganya," ujarnya.

Dengan membuka anggaran tersebut, maka seluruh bentuk kekecewaan masyarakat akan memiliki dasar yang konkrit. Sehingga perdebatan menjadi lebih memiliki solusi dibanding saling hujat lewat media sosial yang terjadi belakagan ini mengenai slogan Medan Rumah Kita yang menjadi jargon kampanye pasangan Dzulmi Eldin-Akhyar Nasution saat Pilkada Medan 2015 lalu.

"Dari data ini maka akan terlihat perdebatan yang lebih cerdas daripada saling menghujat lewat media sosial," demikian Rurita Ningrum.[rgu]

LPM dan FKM USU Gelar Edukasi Kesahatan dan Pemberian Paket Covid 19

Sebelumnya

Akhyar: Pagi Tadi Satu Orang Meninggal Lagi

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel