post image
KOMENTAR
Filipina akan meratifikasi pakta global yang bertujuan untuk mengurangi dampak perubahan iklim.

Begitu penegasan yang disampaikan oleh Presiden Rodrigo Duterte pada Senin (7/11).

"Setelah begitu banyak perdebatan, (kesepakatan) perubahan iklim akan saya tandatangani karena itu tercipta dengan suara bulat," kata Duterte.

Filipina diketahui tahun lalu ikut menjadi negara yang mengambil pakta yang bertujuan untuk mengurangi dampak perubahan iklim global dalam pertemuan di Paris, Perancis.

Namun tak lama setelah menjabat pada 30 Juni, Duterte mengkritik komitmen yang dibuat oleh pemerintahan pendahulunya Benigno Aquino.

Komitmen tersebut adalah untuk mengurangi emisi gas rumah kaca yang menyebabkan pemanasan global dengan 70 persen pada tahun 2030 dari tahun 2000 tingkat, dengan syarat mendapat dukungan dari negara-negara maju untuk mengkonversi untuk membersihkan teknologi.

Duterte pernah menyebut bahwa perjanjian itu akan menghentikan negara berkembang dari industrialisasi oleh pembakaran bahan bakar fosil. Padahal hal tersebut sudah dilakukan oleh negara kaya. [hta/rmol]


 

Komunitas More Parenting Bekerja Sama Dengan Yayasan Pendidikan Dhinukum Zoltan Gelar Seminar Parenting

Sebelumnya

Sahabat Rakyat: Semangat Hijrah Kebersamaan Menggapai Keberhasilan

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Komunitas