post image
KOMENTAR
Namanya Bella (19). Dia adalah seorang mahasiswi di Perguruan Tinggi (PT) di STAI (Sekolah Tinggi Agama Islam) semester lll jurusan Pendidikan di kota Binjai.

Walau selalu disibukkan dengan kuliahnya di kampus tempat dirinya menimba ilmu, namun dibalik kecantikan dirinya tersebut, dia selalu menyempatkan diri untuk membantu orang tuanya berjualan Es Dawet.

Dengan telaten, mahasiswi yang selalu memakai jilbab dan berkacamata ini, berjualan Es Dawet di perbatasan kecamatan Binjai Timur, dengan kabupaten Deli Serdang, tepatnya di Jembatan Telaga Dingin, jalan Danau Makalona, Binjai Timur.

"Setiap hari orangtua saya berjualan di sini. Kalau saya lagi tidak kuliah, saya sempatkan untuk membantu orangtua berjualan di tempat ini," ujar mahasiswi yang tinggal di jalan Gajahmada, Kelurahan Tunggurono, Binjai Timur.

"Hampir setiap hari saya bantui orang tua. Dengan begitu InsyaAllah saya berharap kuliah saya bisa selesai, karena saya kepingin kuliah sampai selesai," harapnya saat di tanya oleh medanbagus.com, Senin (28/11) sore.

Tepat di jembatan dan di bawah pohon bambu, gerobak "Es dawet Murni" beserta kursi kursinya di susun di tempat itu. Dingin dan semilirnya angin di tempat tersebut, membuat warga yang singgah di tempat tersebut menjadi betah.

"Saya sering singgah di tempat ini, karena setiap hari saya melintasi jalan sini," ucap pria bernama Amin, yang berdomisili di kabupaten Deli Serdang dan bekerja di daerah Binjai.

Es Dawet Murni yang di jual di tempat tersebut, biasanya di buka mulai pukul 11.00 siang, hingga pukul 04.00 sore.

"Kalau cuaca panas, biasanya cepat habis," tutur Bella sembari mengatakan harga pergelasnya 5.000, dan setiap harinya bisa terjual sekitar 80 gelas.[rgu]

Bank Sumut Kembalikan Fitrah Pembangunan, Kembangkan Potensi yang Belum Tergali

Sebelumnya

Berhasil Kumpulkan Dana Rp 30 Juta, Pemkot Palembang Sumbang Untuk Beli APD Tenaga Medis

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Ragam