post image
KOMENTAR
Bertempat di Kantin Bhayangkari Mapolres Binjai, para tokoh agama yang ada di kota Binjai bersilaturahmi dan bertukar pikiran dengan Kapolres Binjai AKBP M Rendra Salipu, Rabu (11/1).

Dalam pertemuan tersebut, para tokoh agama membahas tentang keamanan dan ketertiban masyarakat, serta penyakit masyarakat yang ada di kota Binjai.

Para tokoh agama yang hadir di tempat itu, meminta kepada aparat penegak hukum agar terus memberantas segala macam bentuk kejahatan dan kemaksiatan yang ada di kota Binjai.

Seperti yang di ungkapkan oleh Drs Ilhamuddin Siregar, selaku Ketua Dewan Mesjid Indonesia. Dirinya menegaskan bahwa tidak ada kata damai untuk kemungkaran.

"Misalnya kafe kafe yang ada di kota Binjai, kami minta kepada aparat penegak hukum dan Dinas terkait, untuk terus mengontrol aktifitas mereka, karena kami menduga ada kafe yang di duga di jadikan tempat maksiat," ucapnya.

 Sementara itu, lanjut salah seorang tokoh agama lainnya, Kami minta kepada Kapolres Binjai agar bisa datang ke sekolah, untuk memberikan pembelajaran bahaya narkoba atau minimal jadi pemimpin upacara, dan setelah itu bisa sambil bersepeda bersama anak anak didik.

"Kita Sempat kumpul di suatu tempat untuk membicarakan masalah penyakit masyarakat dengan para kepala lingkungan (kepling), tapi masih ada Kepling yang gak mau datang, karena alasan mereka di intimidasi oleh PS," tegasnya.

Masalah Warnet yang ada di kota Binjai juga menjadi sorotan utama dalam pertemuan itu. Mereka juga meminta untuk di tertibkan jam operasionalnya.

"Kami juga meminta kepada aparat penegak hukum untuk Mengatur jam operasional warnet warnet yang ada di kota Binjai. Karena kami pernah melihat di dalam warnet ada sepasang muda Mudi yang brpakaian seragam sekolah, berdua di dalam boks warnet saat sedang jam belajar," tegas salah seorang tokoh agama yang lainnya.

Senada dengan yang lainnya, Ustad Sani yang merupakan Ketua Gempa dan ketua FUI kota Binjai, mendukung apa yang telah di lakukan oleh Polres Binjai dalam menindak lanjuti Yayasan Kasih Anugerah Bangsa yang ada di kota Binjai.

Kapolres Binjai AKBP M Rendra Salipu, menyambut baik pertemuan ini, dirinya juga berjanji akan menindaklanjuti semua masukan dan saran yang telah diutarakan oleh para tokoh agama.

"Terima kasih atas kedatangan teman teman sekalian serta saran dan masukan demi keamanan kota binjai. Dengan adanya masukan seperti ini, berarti teman teman sekalian peduli dengan kota Binjai. Kami akan segera menindaklanjutinya," tegas Kapolres.[rgu]

LPM dan FKM USU Gelar Edukasi Kesahatan dan Pemberian Paket Covid 19

Sebelumnya

Akhyar: Pagi Tadi Satu Orang Meninggal Lagi

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel